
“Saya menemukan Marwan bersama istri, anak-anak perempuannya, dan menantunya, Mohammed, semuanya telah gugur sebagai syuhada,” ujarnya.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Marwan Al Sultan. Mereka juga mengecam keras serangan terhadap tenaga medis, yang mereka sebut sebagai bentuk kejahatan perang.
Dalam pernyataannya, kementerian menyebut Marwan sebagai sosok penuh kasih dan dedikasi, serta menjadi simbol keteguhan di tengah serangan yang terus berlangsung di Gaza.
“Beliau adalah teladan ketulusan dan kemanusiaan, yang bekerja tanpa henti demi menyelamatkan nyawa di masa paling sulit,” tulis pernyataan resmi mereka.(mg2)
Sumber: inews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















