
Ia menekankan bahwa dalam proses pengobatan, demam yang dialami pasien biasanya naik turun. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat guna mendapatkan pemeriksaan laboratorium.
“Saat pengobatan, demamnya hanya naik turun. Kita sangat anjurkan untuk ke Puskesmas atau pelayanan kesehatan lain untuk pemeriksaan laboratorium,” ujar Dr Baringin.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, lanjutnya, akan diketahui apakah pasien mengalami DBD atau penyakit lain seperti tipes.
“Karena dari situ ketahuan nanti pasien tersebut terjangkit demam berdarah atau tipes,” katanya.
Meski demikian, Dr Baringin menegaskan bahwa pencegahan lebih penting dari pengobatan. Ia mendorong masyarakat untuk melakukan Gerakan 3M, yakni menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat penampungan air.
“Yang penting sebenarnya, kita lebih mendorong pergerakan 3M. Menguras, menutup, agar bisa mencegah penularan lebih lanjut,” tandasnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















