
Selain itu, penyidik turut menelusuri informasi terkait rapat internal yang digelar pada 6 Mei 2020, yang berkaitan dengan kajian teknis rencana pengadaan laptop.
“Ada hal yang sangat penting didalami oleh penyidik dalam kaitannya dengan rapat yang terjadi pada bulan Mei 2020. Karena kita tahu bahwa sebenarnya kajian teknis itu sudah dilakukan sejak bulan April,” jelas Harli.
Hal yang dianggap janggal menurut penyidik adalah keputusan pengadaan laptop yang muncul setelah rapat, padahal kajian sebelumnya menilai Chromebook tidak efektif.
“Karena kita tahu bahwa sebenarnya kajian teknis (pengadaan laptop) itu kan sudah dilakukan sejak bulan April 2020. Lalu pada akhirnya dirubah di bulan, kalau saya nggak salah di bulan Juni atau Juli,” terang Harli. (mg1)
Sumber: detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















