Anggaran Rp20 Miliar Disiapkan, DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Tuntaskan Longsor Batutulis

Rusli menekankan bahwa penyusunan anggaran dan penyusunan program harus dilandaskan dengan kebutuhan masyarakat dimana kajian bottom-up harus diprioritaskan.

Sebab, jika APBD mengikuti program dinas-dinas yang hanya repetisi dari tahun-tahun sebelumnya, maka kebermanfaatan APBD tidak mungkin bisa dirasakan oleh masyarakat dan membuat pembangunan tidak beres.

“Sudah terlalu lama masyarakat menderita, kita harus bertanggung jawab dan kami DPRD Kota Bogor mengajak Pemkot Bogor untuk bersama-sama mewujudkannya, anggaran untuk masyarakat berapapun jumlahnya akan kami berikan asal permasalahan Batutulis ini bisa beres,” tegas Rusli

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Berdasarkan data terakhir dari Banggar DPRD Kota Bogor, saat ini kondisi keuangan di APBD Kota Bogor masih mengalami defisit sebanyak Rp260 miliar. Rusli menegaskan harus ada efisiensi yang jelas dan terukur dari dinas-dinas untuk bisa mengakomodir program-program khusus dan penanganan kejadian luar bisas di Kota Bogor.

Selain itu, Rusli juga mendorong ditingkatkannya kinerja dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor untuk bisa memaksimalkan pendapatan di triwulan ketiga 2025 ini. Dengan didorong peningkatan retribusi dari berbagai sektor, seperti parkir dan lainnya.

BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

“Sisi anggaran kita memahami bahwa kondisi hari ini juga sedang tidak baik-baik saja. Tapi kami ingin semuanya selesai di masyarakat. Ya, saya menggunakan arah logika saja,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================