
“Daripada berspekulasi tanpa dasar, seharusnya DPR ikut mendorong kemajuan industri ini. Pemerintah pun masih kurang berpihak pada pengusaha untuk meningkatkan kualitas layanan,” katanya.
Rahmatika juga menilai bahwa komentar yang dilontarkan oleh Wakil Ketua Komisi V sangat prematur dan tidak didukung data yang valid.
“Kami terbuka untuk berdiskusi langsung dengan Komisi V DPR RI agar situasi sebenarnya di sektor angkutan feri bisa dipahami. Iklim usaha saat ini pun sedang tidak terlalu kondusif,” jelasnya.
Ia pun menekankan bahwa keselamatan dalam transportasi bukan isu yang bisa diperlakukan sembarangan. Perlu ketelitian dan kajian berbasis data yang akurat.
“Serahkan saja pada pihak berwenang seperti KNKT dan PPNS untuk menyelidiki insiden kapal tenggelam. Kita tunggu hasil investigasi resmi,” tutup Rahmatika.(mg2)
Sumber: liputan6.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















