
Tidur dalam keadaan suci mendatangkan ketenangan spiritual dan perlindungan dari gangguan jin.
- Mengibas Kasur Tiga Kali
“Hendaknya ia mengibas kasurnya dengan bagian dalam sarungnya, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Ini menjadi bentuk kehati-hatian dan kebersihan sebelum tidur.
- Membaca Doa Sebelum Tidur
Menutup hari dengan doa menjadi bentuk pasrah dan berserah diri kepada Allah, mengingat bahwa tidur adalah “kematian sementara”. - Membaca Ayat Kursi
“Bacalah Ayat Kursi karena Allah akan selalu menjagamu dan setan tidak akan mendekatimu hingga pagi.”
(HR Bukhari)
- Membaca Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
“Rasulullah SAW meniupkan bacaan 3 surat pendek ke telapak tangan dan mengusap ke seluruh tubuh sebanyak tiga kali.”
(HR Muslim)
Sunnah Tidur, Ibadah yang Sehat dan Bernilai
Rasulullah SAW telah memberi contoh sempurna bagaimana menjalani hidup seimbang: ibadah yang terintegrasi dengan kesehatan dan ketenangan jiwa.
Tidur dengan cara Nabi bukan hanya sunnah, tetapi juga jalan menuju hidup yang lebih sehat dan berkualitas.
Mari kita teladani adab tidur Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari niat, wudhu, doa, hingga posisi tidur, sebagai bentuk cinta dan penghormatan kepada sunnah Nabi yang penuh hikmah.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















