Tiga Jemaah Haji Indonesia Masih Hilang di Tanah Suci, Kemenag Intensifkan Pencarian

Tiga Jemaah Haji Indonesia Masih Hilang di Tanah Suci, Kemenag Intensifkan Pencarian

BOGORTODAY.COM – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) terus berupaya mencari tiga jemaah haji Indonesia yang dilaporkan hilang saat pelaksanaan ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi. Ketiga jemaah tersebut hilang di Makkah, Arab Saudi, dan hingga saat ini belum ditemukan.

Menag: Pencarian Terus Dilakukan

Menteri Agama Nasaruddin Umar memastikan bahwa upaya pencarian masih berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk otoritas lokal Arab Saudi.

“Sedang kita cari ya. Setiap tahun selalu ada yang hilang. Bahkan ada yang masuk rumah sakit tahun lalu masih di sana,” ujar Nasaruddin kepada awak media, Selasa (8/7/2025), usai menghadiri acara “Kick Off Musabaqah Qira’atil Kutub” di Kantor Kemenag, Jakarta.

Belum Ada Titik Terang

Direktur Haji Luar Negeri Kemenag, Muchlis Hanafi, mengatakan hingga kini belum ditemukan petunjuk signifikan terkait keberadaan tiga jemaah tersebut.

Ia menyebut, PPIH Arab Saudi akan kembali mengunjungi rumah sakit-rumah sakit di Makkah dan Jeddah pada 10 Juli pagi untuk memperluas pencarian.

BACA JUGA :  SpongeBob SquarePants Hadir dengan Musim Ke-17, Petualangan di Bikini Bottom Berlanjut pada 2026

“Kami akan intensifkan pencarian lagi sebelum akhir operasional PPIH Arab Saudi. RS di Makkah dan Jeddah jadi fokus kami,” jelas Muchlis.

Faktor Demensia Menjadi Kendala

Kepala Bidang Pelindungan Jamaah PPIH Arab Saudi, Kolonel Harun Al Rasyid, menjelaskan bahwa proses pencarian lebih rumit karena ketiga jemaah diketahui memiliki riwayat demensia, yang membuat mereka rawan tersesat dan kehilangan arah.

“Menurut pelapor, ketiganya memang punya riwayat demensia. Bahkan sebelumnya juga pernah hilang namun berhasil ditemukan kembali,” ujar Harun.

Profil Tiga Jemaah Haji yang Hilang

Berikut adalah identitas dan kronologi tiga jemaah yang hingga kini belum diketahui keberadaannya:

  1. Nurimah (80 tahun)
    • Asal: Kloter 19, Embarkasi Palembang
    • Terakhir terlihat: Hotel 614, Makkah
    • Tanggal hilang: 28 Mei 2025 (dua hari setelah tiba di Makkah)
  2. Sukardi (67 tahun)
    • Asal: Kloter 79, Embarkasi Surabaya
    • Terakhir terlihat: Hotel 813, Makkah
    • Tanggal hilang: 29 Mei 2025
  3. Hasbulah (73 tahun)
    • Asal: Kloter 7, Embarkasi Banjarmasin
    • Terakhir terlihat: Hotel 709, Makkah
    • Tanggal hilang: 17 Juni 2025 (dini hari, usai rangkaian puncak haji)
BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

Dua dari tiga jemaah dilaporkan hilang sebelum wukuf di Arafah, dan hajinya telah dibadalkan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Sementara Hasbulah hilang setelah puncak haji di Armuzna.

Imbauan untuk Keluarga dan Masyarakat

Kemenag mengimbau agar keluarga jemaah tetap tenang dan bersabar. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar ketiga jemaah segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Kemenag dan PPIH Arab Saudi berkomitmen untuk terus melakukan pencarian hingga masa operasional haji berakhir.

Semoga keberadaan ketiga jemaah segera terungkap dan mereka bisa kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================