Kenapa Tangan Terasa Panas Setelah Makan Sambal? Ini Penjelasan Ilmiahnya 

Tangan

BOGORTODAY.COM – Buat para pecinta pedas, makan sambal pakai Tangan jadi kenikmatan tersendiri. Tapi, pernah nggak setelah makan sambal, jari-jari kamu terasa panas atau seperti terbakar? Meski sudah cuci tangan, sensasi itu tetap bertahan cukup lama. Sebenarnya, kenapa bisa begitu?

Ternyata, ada penjelasan ilmiah di balik rasa panas yang muncul di tangan setelah makan sambal! 
Zat Pedas yang Menipu Saraf 

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Penyebab utama rasa panas tersebut adalah capsaicin, yaitu senyawa aktif yang terdapat dalam cabai. Capsaicin inilah yang memberikan sensasi pedas saat kita makan sambal. 

Saat kita menyentuh sambal dengan tangan, capsaicin menempel di permukaan kulit, terutama di bagian jari. Uniknya, capsaicin ini bekerja dengan cara mengaktifkan reseptor panas di kulit. Jadi walaupun suhunya tidak benar-benar panas, saraf di tangan tetap mengirim sinyal ke otak seolah-olah kita sedang menyentuh sesuatu yang panas atau terbakar. 
Kenapa Sulit Hilang Meski Sudah Cuci Tangan? 

BACA JUGA :  Polisi Selidiki Teror Pocong di Cibinong Bogor

Banyak orang langsung mencuci tangan dengan air setelah makan sambal, tapi tetap saja rasa panasnya nggak hilang. Ini karena capsaicin tidak larut dalam air. Jadi, air biasa tidak efektif untuk mengangkat zat ini dari kulit. 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================