Fakta Unik Tulang Bayi: Lahir dengan 300 Tulang, Dewasa Tinggal 206 

Bayi

BOGORTODAY.COM – Pernahkah Anda memperhatikan bahwa Bayi yang baru lahir memiliki jumlah tulang lebih banyak dibandingkan orang dewasa? Bayi lahir dengan sekitar 300 tulang, sementara orang dewasa hanya memiliki 206 tulang. Perbedaan ini membantu bayi memiliki fleksibilitas lebih besar saat melewati proses kelahiran. 

Hal ini terjadi karena banyak tulang pada bayi masih berbentuk tulang rawan, yaitu jaringan fleksibel namun kuat yang belum mengeras seperti tulang dewasa. Proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras dan menyatu disebut osifikasi. 

Mengapa jumlah tulang bayi lebih banyak dibandingkan orang dewasa? Berikut ini penjelasannya: 

Tulang Rawan yang Belum Menyatu 

Saat lahir, banyak bagian tulang bayi masih terpisah. Seiring pertumbuhan, bagian-bagian ini akan menyatu dan membentuk struktur tulang yang lebih besar dan kokoh. Misalnya, tengkorak bayi terdiri dari beberapa bagian tulang yang masih longgar dan akan menyatu seiring waktu. 

BACA JUGA :  Bupati Bogor Dorong Kebijakan Daerah Berlandaskan Pancasila

Menurut Dr. Harvey Karp, seorang dokter anak sekaligus pendiri Happiest Baby, bayi baru lahir memiliki sekitar 300 tulang, jumlah ini hampir 100 lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Ia menambahkan bahwa fleksibilitas tulang ini memudahkan bayi melewati jalan lahir. 

Lauren Hyer, ahli bedah ortopedi anak dari Shriners Children’s, menjelaskan bahwa sebenarnya jumlah dasar tulang bayi dan orang dewasa sama, yaitu 206. Namun karena tulang bayi belum menyatu, terlihat seperti jumlahnya lebih banyak. 

BACA JUGA :  Mengapa Kepala Bisa Tiba-Tiba Sakit Saat Makan Es Krim? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Proses Osifikasi 

Osifikasi atau pengerasan tulang dimulai sejak minggu ke-8 perkembangan embrio dan terus berlangsung hingga masa remaja. Proses ini melibatkan pembentukan tulang dari jaringan tulang rawan dan penyatuan beberapa tulang kecil menjadi satu. Tahapan ini berlanjut hingga sekitar usia 20 tahun. 

Dr. Hyer mengatakan bahwa bayi tumbuh sangat cepat pada awal kehidupan mereka, lebih cepat dibandingkan tahap perkembangan lainnya. Dr. Karp juga menambahkan bahwa pembentukan tulang adalah proses bertahap di mana tulang rawan digantikan oleh tulang keras, dengan bantuan pembuluh darah yang membawa sel pembentuk tulang (osteoblas). 

Fleksibilitas Tulang Bayi 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================