Dari Gunung Kidul ke Podium Eropa: Kisah Inspiratif Veda Ega Pratama

Ia pertama kali merasakan sirkuit besar pada tahun 2019 dengan mengendarai Honda CBR150R bersama Astra Honda Racing School.

Veda memulai debut internasionalnya di Asia Talent Cup (ATC) pada 2021. Di musim 2022, ia tampil menonjol dengan tiga kemenangan dan berhasil finis di posisi ketiga klasemen akhir.

Namanya mulai dikenal luas usai aksinya menyelamatkan motor dari potensi jatuh dengan gaya yang disebut-sebut mirip Marc Marquez.

Puncak karier Veda di Asia Talent Cup terjadi pada 2023, ketika ia mencatat sejarah sebagai pebalap Indonesia pertama yang menjadi juara umum dengan 9 kemenangan dari 12 race.

BACA JUGA :  Ilmuwan Ungkap Afrika Berpotensi Terbelah, Retakan Raksasa Bisa Picu Samudra Baru

Di tahun yang sama, ia juga turun di Asia Road Racing Championship dengan motor Honda CBR250RR dan finis ketiga secara keseluruhan.

Tahun 2024, Veda mulai berlaga di RedBull MotoGP Rookies Cup. Ia langsung menunjukkan potensinya dengan meraih podium ketiga di Race 2 Spielberg, Austria, dan mengakhiri musim di posisi ke-8 klasemen akhir.

Peluang Juara Masih Terbuka

Dengan tren performa yang terus meningkat, Veda Ega Pratama memiliki peluang besar untuk merebut gelar juara RedBull MotoGP Rookies Cup 2025.

BACA JUGA :  Dorong Transaksi Non-Tunai di Pasar Kebon Kembang, Perumda PPJ dan BSI Resmikan Sales Outlet Lapak

Hanya terpaut 24 poin dari pemuncak klasemen dan empat balapan tersisa, asa Merah Putih berkibar di akhir musim masih sangat terbuka.

Prestasi Veda dan Kiandra menjadi bukti bahwa pembinaan pebalap muda oleh Astra Honda Motor terus membuahkan hasil. Keduanya kini menjadi simbol harapan baru Indonesia di dunia balap motor internasional.***

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================