
Dalam kurun 24 jam terakhir hingga Minggu siang waktu setempat, sebanyak 139 korban jiwa kembali tercatat, berdasarkan jenazah yang masuk ke rumah sakit. Dari angka itu, 28 orang tewas setelah ditembak saat antre bantuan di beberapa pusat distribusi milik Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF)—bantuan yang dikelola oleh Israel dan Amerika Serikat.
Tak hanya itu, 425 orang lainnya turut mengalami luka-luka, termasuk lebih dari 180 korban yang ditembak saat menunggu bantuan kemanusiaan.
Secara kumulatif, total warga Gaza yang tewas saat mengantre bantuan telah mencapai 833 orang, dan lebih dari 5.432 lainnya terluka. Yayasan GHF diketahui mulai menyalurkan bantuan ke Gaza sejak 27 Mei.
Sejak Oktober 2023, jumlah total korban luka di Gaza akibat serangan Israel telah mencapai 138.520 orang. (mg1)
Sumber: inews.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















