
BOGORTODAY.COM – Memandikan bayi bukan sekadar membersihkan tubuh dari kotoran, tetapi juga menjadi bagian penting dari perawatan dan kenyamanan si kecil.
Aktivitas ini bahkan bisa menjadi momen berharga yang mempererat ikatan emosional antara bayi dan orang tua.
Namun, banyak orang tua masih bertanya-tanya: kapan waktu terbaik memandikan bayi agar tidak masuk angin?
Waktu Terbaik Memandikan Bayi
Sebenarnya, tidak ada aturan baku mengenai jam mandi bayi. Bayi bisa dimandikan kapan saja — pagi atau sore — selama kondisinya tepat dan suasana mendukung. Berikut ini beberapa rekomendasi waktu mandi yang aman dan nyaman bagi bayi:
- 1–2 Jam Sebelum Tidur
Banyak orang tua memilih waktu sore menjelang malam sebagai momen mandi bayi. Mandi air hangat dipercaya membantu tubuh bayi menjadi lebih rileks dan tenang sehingga tidur malamnya menjadi lebih nyenyak.
Sebuah studi tahun 2019 dari University of Texas di Austin menyebutkan bahwa mandi air hangat 1–2 jam sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur secara signifikan.
Meski riset ini dilakukan pada orang dewasa, prinsip relaksasi tubuh melalui mandi air hangat juga bisa diterapkan pada bayi.
- Hindari Saat Bayi Baru Kenyang
Memandikan bayi tepat setelah menyusui bukanlah pilihan yang baik. Sistem pencernaan bayi masih sensitif, sehingga risiko gumoh meningkat jika langsung dimandikan. Beri jeda sekitar 5–10 menit setelah menyusui sebelum mulai memandikannya.
- Jangan Saat Bayi Lapar
Memandikan bayi dalam kondisi lapar akan membuatnya rewel dan tidak nyaman. Sebaiknya pastikan bayi sudah cukup kenyang dan tenang, namun tidak dalam kondisi terlalu penuh.
- Jangan Saat Bayi Mengantuk
Meski mandi bisa membuat bayi mengantuk, jangan menunggu sampai bayi terlihat mengantuk baru dimandikan. Hal ini bisa mengganggu pola tidurnya dan membuat bayi semakin lelah serta tidak nyaman.
Tips Memandikan Bayi Agar Tidak Masuk Angin
Selain memilih waktu yang tepat, cara memandikan bayi juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanannya. Berikut ini beberapa tips penting agar bayi tidak masuk angin saat mandi:
- Pilih Ruangan yang Hangat
Mandikan bayi di ruangan tertutup yang minim hembusan angin. Suhu air juga penting — pastikan hangat, tidak panas. Suhu ideal adalah sekitar 38°C. Gunakan siku atau punggung tangan untuk mengukur suhu air sebelum memandikan bayi.
- Jaga Kehangatan Tubuh Bayi
Begitu pakaian dilepas, segera masukkan bayi ke air hangat. Gunakan satu tangan untuk menyangga kepala dan leher, dan tangan lainnya untuk memandu tubuh bayi ke dalam air.
Siramkan air hangat secara berkala agar suhu tubuh bayi tetap stabil. Durasi mandi yang disarankan adalah 5–10 menit.
Gunakan sabun dan sampo khusus bayi yang ringan dan bebas iritasi.
- Segera Keringkan Setelah Mandi
Setelah selesai, langsung keringkan tubuh bayi dengan handuk lembut. Tepuk-tepuk perlahan hingga benar-benar kering. Oleskan pelembap bayi yang hipoalergenik untuk menjaga kelembapan kulit.
- Gunakan Minyak Telon dan Pakaian Hangat
Setelah mandi, oleskan minyak telon untuk memberikan kehangatan tambahan. Pilih pakaian yang nyaman dan cukup hangat, serta bedong atau selimut ringan bila perlu, terutama saat cuaca dingin.
Waktu terbaik memandikan bayi adalah saat ia dalam kondisi tenang, tidak lapar, dan tidak terlalu kenyang.
Sore hari, sekitar 1–2 jam sebelum tidur, sering menjadi pilihan ideal karena bisa membantu bayi tidur lebih nyenyak.
Namun, yang lebih penting dari waktu adalah cara memandikannya. Jaga kehangatan ruangan, suhu air, dan segera keringkan bayi setelah mandi untuk mencegah masuk angin.
Dengan perhatian dan persiapan yang tepat, aktivitas mandi bisa menjadi momen menyenangkan dan bermanfaat, baik bagi bayi maupun orang tua.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















