Hati-Hati! Menyimpan Makanan Ini di Kulkas Bisa Merusak Kualitasnya 

Menyimpan makanan
ilustrasi menyimpan makanan dikulkas (foto: istock)

BOGORTODAY.COM – Menyimpan makanan di dalam kulkas sudah menjadi kebiasaan umum di banyak keluarga modern. Banyak orang mengandalkan alat ini untuk menjaga bahan makanan tetap segar dan tahan lama. Kebiasaan langsung menyusun belanjaan ke dalam kulkas pun sering dilakukan tanpa banyak pertimbangan. 

Namun, tidak semua bahan makanan cocok disimpan di dalam lemari pendingin. Tina Martinez, seorang ahli pangan, mengingatkan bahwa menyimpan makanan di kulkas secara sembarangan justru bisa menurunkan kualitasnya. Suhu dingin tidak selalu jadi solusi terbaik. 

Menurut Tina, kulkas tidak dirancang untuk menyimpan segala jenis makanan. “Bahkan kamu bisa merusak rasa makanan kalau disimpan di tempat yang salah,” ujarnya seperti dikutip dari Good Housekeeping. 

Kesalahan dalam menyimpan makanan bisa memengaruhi rasa, tekstur, kandungan gizi, hingga keamanan pangan. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui bahan-bahan mana saja yang lebih baik tidak dimasukkan ke dalam kulkas. 

  1. Bawang Merah dan Bawang Putih

Dua bahan dapur ini memang sering digunakan dalam masakan sehari-hari. Tetapi jika disimpan di kulkas, justru bisa merusak cita rasanya. Bawang putih bisa jadi kenyal, sementara bawang merah kehilangan aromanya. 

Cara menyimpannya: letakkan di tempat yang sejuk, gelap, dan kering. Bila sudah dikupas atau diiris, baru masukkan ke dalam kulkas. 

  1. Avokad

Avokad yang masih mentah sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kulkas. Suhu dingin dapat menghentikan proses pematangannya, sehingga avokad tidak bisa matang sempurna. 

Simpanlah di suhu ruangan sampai matang. Setelah matang dan belum dikonsumsi, baru bisa disimpan dalam kulkas untuk memperpanjang kesegarannya. 

  1. Madu
BACA JUGA :  Kebiasaan Begadang Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Madu yang disimpan di kulkas akan mengalami kristalisasi. Akibatnya, teksturnya menjadi keras dan sulit dituang. 

Untuk menjaga kualitasnya, simpan madu di wadah tertutup dan letakkan di tempat sejuk serta gelap pada suhu ruang. 

  1. Cokelat

Cokelat bisa menyerap bau dari makanan lain jika diletakkan di kulkas. Selain itu, kelembapan juga dapat membuat teksturnya berubah dan permukaannya tampak keputihan. 

Simpan cokelat di tempat yang sejuk dan jauh dari paparan sinar matahari langsung, seperti lemari dapur. 

  1. Tomat

Menyimpan tomat di kulkas dapat membuatnya lembek dan rasa manis alaminya hilang. Suhu dingin juga menghambat proses pematangan dan mempercepat kerusakan tekstur. 

Letakkan tomat di suhu ruang, terutama jika belum terlalu matang. 

  1. Kentang

Jika kentang disimpan di kulkas, patinya akan berubah menjadi gula. Saat dimasak, gula tersebut bisa berubah menjadi senyawa akrilamida yang tidak baik untuk kesehatan. 

Simpan kentang di tempat kering, sejuk, dan gelap seperti dalam kotak kayu atau lemari. 

  1. Melon dan Semangka (Belum Dipotong)

Buah melon dan semangka yang belum dibelah lebih baik tidak disimpan di kulkas. Suhu dingin bisa menghambat pematangan dan mengurangi rasa manisnya. 

Biarkan buah di suhu ruang hingga matang. Setelah dipotong, simpan dalam wadah tertutup di kulkas. 

  1. Kecap

Baik kecap manis maupun asin, sebenarnya tidak perlu disimpan di kulkas karena kandungan garamnya sudah cukup untuk mengawetkan. 

BACA JUGA :  Benarkah Harimau Takut pada Kucing? Ini Fakta Ilmiahnya

Cukup disimpan di suhu ruang dan dijauhkan dari sinar matahari langsung agar kualitasnya terjaga. 

  1. Cuka (terutama Cuka Sari Apel)

Cuka memiliki sifat asam yang membuatnya tahan terhadap jamur dan bakteri. Menyimpannya di kulkas tidak diperlukan dan bisa memicu endapan. 

Tempatkan di lokasi yang sejuk, gelap, dan jauh dari sumber panas. 

  1. Roti

Roti yang disimpan di kulkas justru lebih cepat mengering dan teksturnya menjadi keras. Hal ini tentu membuat rasanya kurang enak. 

Simpan di suhu ruang dengan wadah tertutup. Jika ingin awet lebih lama, lebih baik dibekukan di freezer. 

 Kebiasaan menyimpan makanan di kulkas sering dianggap paling aman. Padahal, ada bahan-bahan tertentu yang justru rusak kualitasnya jika terkena suhu dingin. 

Tina Martinez menjelaskan bahwa kulkas memang memperlambat reaksi kimia, tapi bisa berdampak negatif bagi beberapa bahan makanan. “Salah tempat menyimpan bisa menurunkan nilai gizi dan cita rasa,” katanya. 

Dengan menyimpan makanan secara tepat, bukan hanya lebih sehat, tetapi juga membantu mengurangi pemborosan. Mengetahui mana yang bisa dan tidak bisa masuk kulkas adalah bagian dari pola hidup yang bijak. 

Memahami karakteristik bahan makanan membantu kita menjaga kualitas dan menghemat uang. Kulkas memang alat bantu penting di dapur, tapi bukan solusi untuk semua jenis makanan.(mg2) 

Sumber: merdeka.com 

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel  

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================