Truk Tangki Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi KM 13, Diduga Pengemudi Mengantuk

BOGORTODAY.COM – Sebuah truk tangki mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Jagorawi Km 13, tepatnya pada Senin pagi sekitar pukul 05.55 WIB. Insiden ini diduga kuat disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk saat mengemudi.

Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Jajuli, dalam keterangannya menyampaikan bahwa faktor utama kecelakaan adalah kelalaian pengemudi akibat mengantuk.

“Faktor yang mempengaruhi (karena) mengantuk,” ujar Kompol Jajuli, Senin (21/7/2025).

Kronologi Kejadian

Menurut penuturan petugas, kendaraan truk tangki tersebut datang dari arah Jakarta menuju Bogor dan melaju di lajur 3.

Saat memasuki lokasi kejadian, pengemudi kehilangan konsentrasi karena mengantuk, yang mengakibatkan truk tidak terkendali.

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

“Kendaraan berjalan di lajur 3, setiba di TKP pengemudi mengantuk,” jelas Jajuli.

Akibatnya, truk menabrak kendaraan lain yang kebetulan berada di depannya. Kendaraan yang ditabrak tersebut langsung melanjutkan perjalanan dan tidak berhenti di lokasi kejadian.

Setelah itu, truk tangki mencoba menghindar dengan membanting setir namun justru menabrak pembatas jalan.

“Posisi akhir kendaraan normal menghadap ke selatan di antara median dalam dan lajur 4,” tambahnya.

Tidak Ada Korban Jiwa

Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden ini. Namun, bagian depan truk mengalami kerusakan cukup parah dan ringsek akibat benturan dengan pembatas jalan.

Petugas PJR dan operator tol telah mengamankan lokasi serta melakukan pengaturan lalu lintas guna menghindari kemacetan. Sementara itu, kendaraan truk tangki yang terlibat telah dievakuasi dari lokasi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  4 Cara Simpel Membersihkan Minyak Goreng Bekas agar Tetap Jernih dan Aman Dipakai Lagi

Imbauan bagi Pengemudi

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi tubuh saat mengemudi, terlebih di jam-jam rawan mengantuk seperti dini hari atau pagi buta.

Pihak kepolisian mengimbau agar pengemudi, terutama kendaraan berat, memastikan diri dalam kondisi prima dan beristirahat cukup sebelum memulai perjalanan jauh, guna menghindari kecelakaan serupa di masa mendatang.***

Sumber: detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================