BOGORTODAY.COM – Bau badan sering dianggap masalah sepele, padahal bisa menjadi cerminan dari kondisi tubuh dan pola makan sehari-hari.
Selain faktor kebersihan, sejumlah makanan ternyata dapat berpengaruh besar terhadap aroma tubuh seseorang.
Efeknya bisa muncul dalam bentuk bau napas, keringat, hingga gas tubuh yang tak sedap meski pola makan terlihat sehat.
Para ahli menyebut bahwa bau badan bisa dipengaruhi oleh cara tubuh memproses makanan, keberadaan bakteri pada kulit, hingga kondisi metabolisme.
Menariknya, bau badan yang muncul akibat makanan bisa diminimalisir dengan pemilihan menu yang lebih tepat.
Dilansir dari NY Post (18/7/2025), berikut beberapa jenis makanan yang terbukti bisa memicu bau badan tak sedap dan cara mengatasinya:
- Ikan
Meskipun sehat dan kaya protein, ikan bisa menimbulkan aroma amis pada tubuh bagi sebagian orang. Dalam kasus langka, tubuh bisa mengubah kolin (senyawa dalam ikan) menjadi trimetilamin—senyawa penyebab bau amis yang kemudian keluar melalui napas, keringat, dan urin.
Kondisi medis ini disebut trimethylaminuria, dan sangat jarang terjadi. Namun bagi yang mengalaminya, bukan hanya ikan yang harus dihindari, tapi juga makanan seperti kacang-kacangan, brokoli, dan produk kedelai.
Tips: Jika tidak memiliki kondisi tersebut, konsumsi ikan tetap aman. Untuk mengurangi aroma amis, pilih ikan segar dan masak dengan bumbu rempah atau perasan jeruk nipis.
- Sayuran Cruciferous
Sayuran seperti brokoli, kol, kembang kol, dan kubis brussel memang menyehatkan, namun juga mengandung senyawa sulfur. Saat dicerna, senyawa ini bisa menghasilkan gas yang memicu aroma tajam pada napas dan keringat.
Tips: Jangan jauhi sayuran sehat ini. Cukup olah dengan cara direbus atau dikukus untuk mengurangi potensi baunya. Hindari mengonsumsi dalam jumlah besar sekaligus.
- Rempah-rempah Pedas
Rempah seperti kari, jinten, dan bawang putih bisa meninggalkan aroma khas pada tubuh. Kandungan senyawa volatilnya bisa terserap ke dalam darah dan keluar melalui pori-pori serta napas, menghasilkan bau yang mudah dikenali.
Tips: Konsumsi rempah secukupnya dan imbangi dengan asupan cairan yang cukup untuk membantu membuang senyawa penyebab bau lewat urin, bukan lewat keringat.
- Daging Merah
Mengonsumsi daging merah dalam jumlah besar juga bisa memperburuk bau tubuh. Protein dari daging memang tidak berbau, tapi ketika diuraikan dalam tubuh, interaksinya dengan bakteri kulit bisa memicu aroma menyengat.
Penelitian Chemical Senses (2006) menunjukkan bahwa keringat vegetarian cenderung memiliki aroma yang lebih segar dibanding mereka yang rutin mengonsumsi daging merah.
Tips: Kurangi porsi daging merah dan ganti dengan protein nabati seperti tempe, tahu, atau kacang-kacangan.
Untungnya, beberapa makanan juga dapat membantu menjaga aroma tubuh tetap segar, seperti:
- Apel dan sayuran hijau: Kaya klorofil dan antioksidan
- Teh hijau: Mengandung polifenol yang membantu detoksifikasi
- Yoghurt: Mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus
Bau badan bukan hanya soal kebersihan, tapi juga erat kaitannya dengan apa yang kita makan. Dengan mengenali makanan yang berpotensi menimbulkan bau dan menyeimbangkannya dengan pilihan makanan yang sehat, kita bisa menjaga tubuh tetap segar dari luar dan dalam.
Dan tentu saja, tetap jaga kebersihan diri. Mandi secara teratur, gunakan sabun antibakteri, dan kenakan pakaian yang menyerap keringat agar tubuh selalu harum dan nyaman sepanjang hari.***
Sumber: detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















