Benarkah Bihun Cocok untuk Diet? Ini Penjelasan Lengkapnya

Bihun
Bowl with cooked rice noodles and straw mat on wooden table, top view. Space for text

BOGORTODAY.COM Bihun kerap dianggap sebagai alternatif nasi dalam program diet. Penampilannya yang ringan, tipis, dan sering disajikan dalam porsi kecil membuat banyak orang mengira bahwa bihun adalah pilihan lebih sehat.

Tapi, apakah bihun benar-benar cocok untuk diet? Jawabannya tergantung pada jenis, porsi, dan cara pengolahannya.

Kandungan Gizi Bihun

Bihun umumnya dibuat dari tepung beras atau tepung jagung, dan memiliki kandungan gizi yang berbeda tergantung bahan dasarnya. Untuk bihun dari tepung beras, dalam 100 gram bihun matang terdapat sekitar:

  • 109 kalori
  • 25 gram karbohidrat
  • 1,5 gram protein
  • Sangat rendah serat
BACA JUGA :  Waspada Teror Pocong di Cibinong, Camat Minta Siskamling Digencarkan

Dengan kandungan tersebut, bihun termasuk tinggi karbohidrat namun rendah protein dan serat, yang berarti cepat memberi energi tapi tidak membuat kenyang tahan lama.

Indeks Glikemik Bihun: Tinggi dan Perlu Diwaspadai

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah indeks glikemik (GI) bihun, terutama bihun beras, yang tergolong tinggi. Makanan dengan GI tinggi cenderung:

  • Meningkatkan kadar gula darah dengan cepat
  • Memicu rasa lapar dalam waktu singkat
  • Tidak cocok untuk penderita diabetes
  • Kurang ideal bagi diet rendah gula atau penurunan berat badan jangka panjang
BACA JUGA :  Car Free Night Istimewa Akan Hadirkan Suasana Malam Penuh Warna

Sebaliknya, makanan ber-GI rendah membantu menjaga kestabilan energi dan rasa kenyang lebih lama.

Pengaruh Cara Memasak Bihun terhadap Diet

Bihun bisa saja masuk dalam menu diet, asal cara memasaknya tepat. Misalnya:

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================