
Kurang Disarankan:
- Digoreng dengan banyak minyak
- Dicampur bahan tinggi garam dan lemak (seperti sosis, kornet)
- Disajikan dalam porsi besar tanpa sayuran atau protein
Lebih Baik untuk Diet:
- Direbus atau ditumis ringan
- Dicampur sayuran segar (wortel, sawi, brokoli)
- Disertai sumber protein seperti telur, ayam, tahu
- Disajikan dalam porsi terukur
Apakah Bihun Cocok untuk Diet?
Jawabannya: bisa iya, bisa tidak.
- Jika kamu menjalani diet rendah karbohidrat atau kontrol gula darah ketat, bihun beras kurang direkomendasikan.
- Tapi untuk diet seimbang, bihun tetap bisa dikonsumsi dalam porsi kecil, terutama jika dikombinasikan dengan bahan bergizi lainnya.
Jenis Bihun yang Lebih Baik untuk Diet
Tidak semua bihun sama. Beberapa jenis yang lebih ramah untuk diet antara lain:
- Bihun Jagung
- Terbuat dari tepung jagung
- Lebih tinggi serat
- Indeks glikemik sedikit lebih rendah
- Bisa memberi rasa kenyang lebih lama
- Bihun Shirataki
- Terbuat dari umbi konjac
- Sangat rendah kalori (hampir nol)
- Tinggi serat larut
- Cocok untuk diet ketat, rendah karbohidrat, atau penderita diabetes
- Tekstur dan rasa berbeda dari bihun biasa, tapi sangat menguntungkan untuk diet
Bihun bukan musuh dalam diet, tapi juga bukan makanan diet utama. Bila kamu ingin menurunkan berat badan, perhatikan jenis bihun, cara memasaknya, dan jumlah porsinya. Untuk pilihan lebih aman, bihun jagung atau shirataki bisa jadi alternatif terbaik.
Dengan pengaturan cermat, bihun tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat dan seimbang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














