Setelah UGM, Kini BEM Undip Juga Pamit dari Aliansi BEM SI Kerakyatan

Respons BEM SI Kerakyatan

Menanggapi keputusan tersebut, BEM SI Kerakyatan menyampaikan penghargaan atas perbedaan pandangan yang muncul.

Mereka menyatakan bahwa dinamika masuk dan keluarnya anggota merupakan hal yang wajar dalam organisasi besar.

“Kami menghormati keputusan kawan-kawan yang memilih jalan berbeda. Dalam perjuangan mahasiswa, perbedaan pandangan adalah hal yang lumrah,” tulis BEM SI Kerakyatan dalam keterangan tertulisnya.

Mereka juga mengingatkan agar tidak terjebak pada narasi provokatif yang menyesatkan mengenai peristiwa Munas.

BACA JUGA :  10 Makanan Terbaik untuk Meningkatkan Fokus dan Ingatan Otak

Aliansi BEM SI Kerakyatan menegaskan komitmennya untuk tetap berpihak pada rakyat dan menjunjung nilai-nilai kerakyatan.

“Kami tidak ingin peristiwa ini dijadikan celah oleh pihak-pihak yang selama ini berupaya memecah belah kekuatan mahasiswa,” tegas mereka.

Peta Gerakan Mahasiswa Kian Dinamis

Langkah BEM Undip dan BEM UGM keluar dari Aliansi BEM SI Kerakyatan menandai dinamika baru dalam peta pergerakan mahasiswa Indonesia.

BACA JUGA :  9 Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat HP Cepat Rusak, Banyak Pengguna Tak Menyadarinya

Masing-masing organisasi mahasiswa kini semakin menegaskan arah perjuangannya sendiri, baik secara independen maupun dalam jejaring alternatif yang lebih sesuai dengan nilai-nilai perjuangan yang diyakini.

Situasi ini membuka ruang refleksi sekaligus konsolidasi ulang bagi gerakan mahasiswa agar tetap kritis, objektif, dan independen di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.***

Follow dan Baca Artikel lainnyadi Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================