
Respons BEM SI Kerakyatan
Menanggapi keputusan tersebut, BEM SI Kerakyatan menyampaikan penghargaan atas perbedaan pandangan yang muncul.
Mereka menyatakan bahwa dinamika masuk dan keluarnya anggota merupakan hal yang wajar dalam organisasi besar.
“Kami menghormati keputusan kawan-kawan yang memilih jalan berbeda. Dalam perjuangan mahasiswa, perbedaan pandangan adalah hal yang lumrah,” tulis BEM SI Kerakyatan dalam keterangan tertulisnya.
Mereka juga mengingatkan agar tidak terjebak pada narasi provokatif yang menyesatkan mengenai peristiwa Munas.
Aliansi BEM SI Kerakyatan menegaskan komitmennya untuk tetap berpihak pada rakyat dan menjunjung nilai-nilai kerakyatan.
“Kami tidak ingin peristiwa ini dijadikan celah oleh pihak-pihak yang selama ini berupaya memecah belah kekuatan mahasiswa,” tegas mereka.
Peta Gerakan Mahasiswa Kian Dinamis
Langkah BEM Undip dan BEM UGM keluar dari Aliansi BEM SI Kerakyatan menandai dinamika baru dalam peta pergerakan mahasiswa Indonesia.
Masing-masing organisasi mahasiswa kini semakin menegaskan arah perjuangannya sendiri, baik secara independen maupun dalam jejaring alternatif yang lebih sesuai dengan nilai-nilai perjuangan yang diyakini.
Situasi ini membuka ruang refleksi sekaligus konsolidasi ulang bagi gerakan mahasiswa agar tetap kritis, objektif, dan independen di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















