
BOGORTODAY.COM – Drama perselingkuhan yang terekam kamera saat konser Coldplay di Stadion Gillette, Massachusetts, berbuntut panjang.
Kristin Cabot, Kepala HRD perusahaan teknologi Astronomer, secara resmi mengundurkan diri menyusul mantan CEO Astronomer, Andy Byron, yang lebih dulu mundur dari jabatannya.
Keduanya menjadi sorotan publik setelah video mereka viral di media sosial. Dalam rekaman yang tersebar luas, terlihat Cabot dan Byron tengah berpelukan mesra ketika tertangkap kamera kiss cam saat konser berlangsung pada 16 Juli 2025.
Begitu menyadari bahwa aksi mereka terekam, Cabot terlihat buru-buru menutupi wajahnya, sementara Byron merunduk, memperlihatkan ekspresi panik.
Reaksi canggung mereka memicu spekulasi di antara penonton dan netizen. Bahkan vokalis Coldplay, Chris Martin, sempat melontarkan candaan dari atas panggung bahwa pasangan itu tampaknya “sedang selingkuh”—pernyataan yang belakangan terbukti benar.
Sama-sama Sudah Menikah, Terungkap Selingkuh
Usai konser, identitas keduanya terkuak dan menjadi bahan pembicaraan hangat. Fakta bahwa Cabot dan Byron ternyata masing-masing telah menikah membuat publik semakin geram.
Netizen dari berbagai belahan dunia ramai membuat meme dan ejekan mengenai insiden tersebut, menjadikan video itu viral dan topik utama di berbagai platform media sosial.
Mundur dari Jabatan
Akibat tekanan publik yang terus meningkat, Andy Byron mengundurkan diri dari posisinya sebagai CEO Astronomer pada Sabtu (19/7/25). Kurang dari seminggu kemudian, Kristin Cabot menyusul dengan pengunduran dirinya dari jabatan Kepala HRD.
Dengan demikian, dua sosok yang terlibat dalam skandal tersebut kini resmi tak lagi menjadi bagian dari perusahaan.
Perwakilan Astronomer mengonfirmasi berita tersebut kepada majalah People, tanpa memberikan komentar lebih lanjut mengenai status hubungan keduanya. Hingga saat ini, baik Byron maupun Cabot belum memberikan pernyataan resmi ke publik.
CEO Baru Tanggapi Skandal
Pete DeJoy, yang ditunjuk sebagai CEO sementara Astronomer, merespons kehebohan tersebut lewat sebuah pernyataan berjudul “Melangkah Maju di Astronomer” pada Senin (21/7/25).
Ia menyebut bahwa perhatian media yang begitu besar terhadap perusahaan rintisan seperti Astronomer sangat tidak biasa.
“Peristiwa beberapa hari terakhir telah menerima perhatian media yang jarang ditemui oleh perusahaan—apalagi perusahaan rintisan di sudut kecil dunia data dan AI kita,” tulis DeJoy.
Ia menambahkan, meskipun Astronomer tak pernah berharap menjadi sorotan karena alasan seperti ini, tim tetap optimistis untuk melangkah ke depan.
“Kepada tim kami: terima kasih atas ketangguhan dan komitmen Anda untuk membangun sesuatu yang hebat. Kepada komunitas dan pelanggan kami: terima kasih atas kepercayaan Anda. Kami tidak akan mengecewakan Anda,” ujarnya.
Reputasi Terpukul, Astronomer Coba Bangkit
Skandal yang menimpa dua petinggi perusahaan tersebut jelas memberikan pukulan terhadap reputasi Astronomer—sebuah perusahaan rintisan di bidang data dan kecerdasan buatan (AI).
Meski demikian, perusahaan menyatakan tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan dan profesionalisme dalam setiap aspek operasionalnya.
Kini, Astronomer menghadapi tantangan besar: mengembalikan kepercayaan publik dan dunia bisnis, sekaligus memastikan bahwa dinamika internal tidak menghambat pertumbuhan perusahaan ke depan.***
Sumber: CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














