
Menurut Lilis, pelanggaran paling banyak terjadi pada pagi dan sore hari ketika aktivitas warga meningkat. Para pengendara nekat menerobos meski pihak kepolisian sudah melakukan patroli dan memasang pembatas jalan.
“Lawan arah biasanya rame-nya itu pagi sama sore, kalau pagi sekitar jam 8-9 pas orang berangkat kerja. Kalau siang sih jarang-jarang,” tuturnya.
Lilis juga mengungkapkan bahwa sebagian pengendara bahkan melintasi trotoar untuk menghindari pembatas jalan, yang justru membahayakan pedagang dan pejalan kaki.
“Tadi polisi sudah patroli, mobilnya dipalangin. Tetep aja ada kakek-kakek naik ke trotoar. Susah, nggak tahu aturan,” ucapnya.
Ia berharap ada tindakan tegas dari aparat dan kesadaran dari pengguna jalan agar keselamatan bersama bisa terjaga.
“Kadang-kadang lewat trotoar depan toko, makanya saya bilang ya Allah… lagi macet malah pada masuk. Kan nggak boleh sampai masuk-masuk trotoar,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















