Ketua DPRD Kota Bogor Setuju KKMP Tak Perlu Buka Warung, Fokus Distribusi Barang

DPRD Kota Bogor
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menerima kunjungan Guru Besar IPB Prof. Lukman M. Baga bersama pegiat koperasi dari Perhimpunan KIB (Kolaborasi Indonesia Brilian) di ruang rapat DPRD Kota Bogor. (Bogortoday.com)

BOGORTODAY.COM – Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil setuju dengan pendapat Prof. Lukman M Baga bahwa Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) jangan buka warung.

KKMP bertindak sebagai grosir saja, mengambil barang langsung dari produsen lalu menjualnya ke warung-warung. Dengan demikian tidak mematikan bisnis masyarakat yang sudah ada”, ujar Adityawarman.

Prof. Lukman dan pegiat koperasi yang tergabung dalam Perhimpunan KIB (Kolaborasi Indonesia Brilian) lembaga Riset, Pendampingan dan Pengembangan Koperasi & UMKM berkunjung ke Kantor DPRD Kota Bogor, belum lama ini.

BACA JUGA :  Jaro Ade Enggan Tempuh Jalur Hukum, Anggap Pendemo Bagian Keluarga

Ia menyampaikan, KIB bisa membantu mengawasi koperasi dengan membangun sistem peringatan dini.

“Kita bangun monitoring berbasis digital”, ucap Guru Besar dari IPB ini.

Menurutnya, kalau ada koperasi yang berjalan tidak pada relnya akan langsung terdeteksi. “Bisa dikeluarkan indeks bisnis dan organisasinya”, ungkap Lukman.

BACA JUGA :  Tekan Angka 45 Ribu Penganggur, Komisi IV DPRD Kota Bogor Kawal Pembukaan Job Fair 2026

Nanti, lanjut Lukman, akan ada 4 tipologi koperasi. Pertama, bisnis dan organisasi keduanya bagus. Kedua, bagus bisnisnya tapi rapuh organisasinya. Ketiga, jelek bisnisnya tapi bagus organisasinya. Keempat, bisnis dan organisasi keduanya jelek.

“Nanti akan keluar indeks pembangunan koperasi. Setiap bulan kita bisa keluarkan indeks koperasi terendah sampai tertinggi,” pungkas Lukman.***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================