BOGORTODAY.COM – Dugaan wanprestasi kembali mencuat dalam dunia event nasional. Direktur Utama PT Inspiro, Ndang Muwardi, dituding belum menyelesaikan kewajibannya membayar jasa publikasi sebesar Rp50 juta kepada Yoga, Koordinator Media Jakarta Marathon 2022.
Acara berskala nasional itu telah digelar sejak Oktober 2022, namun hingga kini sisa pembayaran terhadap layanan media belum juga dituntaskan.
Yoga mengungkapkan, Ndang sempat berjanji akan menyelesaikan kewajiban tersebut. Namun, janji itu tak pernah ditepati. Bahkan, pesan-pesan yang dikirim melalui WhatsApp tidak dibalas maupun dibaca, seolah menghindari tanggung jawab.
“Sudah hampir tiga tahun sejak event itu berlangsung, tapi tidak ada itikad baik menyelesaikan pembayaran. Janji tinggal janji,” tegas Yoga kepada wartawan, Minggu (3/8/2025).
Upaya mediasi pun pernah dilakukan pada Juli 2023. Saat itu, dua perwakilan yang mengaku dari pihak penyelenggara, Reina Tambunan dan Anjar Nugraha, menemui Yoga dan berkomitmen menyelesaikan sisa pembayaran. Namun, hingga kini belum ada realisasi.
Bahkan menurut Yoga, Reina Tambunan juga memiliki utang pribadi atas jasa pemberitaan. Ia disebut pernah meminta publikasi di salah satu media nasional dengan janji akan membayar, namun belum terealisasi hingga saat ini.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















