BOGORTODAY.COM – Kopi mungkin menjadi minuman favorit banyak orang karena efek stimulan dari kafein yang dapat meningkatkan energi dan fokus.
Namun, bagi ibu hamil, konsumsi kopi berlebihan perlu diwaspadai karena bisa berdampak serius terhadap kesehatan janin.
Selama masa kehamilan, tubuh mengalami banyak perubahan, termasuk cara tubuh memproses zat-zat tertentu seperti kafein.
Itulah sebabnya penting bagi ibu hamil untuk memahami batas aman konsumsi kopi dan potensi risikonya jika dikonsumsi berlebihan.
Batas Konsumsi Kafein yang Dianjurkan
Mengutip pedoman dari Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), ibu hamil dianjurkan untuk membatasi asupan kafein hingga maksimal 200 miligram per hari. Jumlah ini kira-kira setara dengan:
- 2 cangkir kopi instan, atau
- 1 cangkir kopi saring (140 mg), atau
- 3 cangkir teh.
Tak hanya kopi dan teh, kafein juga bisa ditemukan dalam minuman bersoda, minuman energi, dan cokelat. Oleh karena itu, ibu hamil perlu memperhitungkan keseluruhan asupan kafein dari berbagai sumber.
Dampak Buruk Kafein pada Janin
Konsumsi kafein berlebihan selama kehamilan telah dikaitkan dengan berbagai risiko kesehatan serius pada janin, antara lain:
- Berat badan lahir rendah
- Pertumbuhan janin terhambat
- Peningkatan risiko keguguran
- Risiko bayi lahir mati (stillbirth)
Kafein diketahui dapat menyempitkan pembuluh darah di rahim dan plasenta, sehingga mengurangi aliran darah dan nutrisi ke janin. Ini yang menjadi salah satu penyebab gangguan pertumbuhan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














