Surat Siswi Sukajaya untuk Presiden Prabowo: Terima Kasih Telah Mengubah Hidup Kami

Prabowo
Presiden Prabowo Subianto sedang membaca surat dari seorang siswi. (Foto: Instagram @prabowo)

BOGORTODAY.COM – Sebuah surat sederhana yang ditulis tangan oleh seorang siswi Sekolah Rakyat di Sentra Galih Pakuan, Ciseeng, Kabupaten Bogor, menjadi viral setelah dibacakan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Surat tersebut ditulis oleh Erni Andayani (15), siswi kelas 10 yang berasal dari Kampung Kompa 2, Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya.

Dalam surat yang menyentuh hati itu, Erni mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang memungkinkan dirinya dan siswa lain dari keluarga tidak mampu bisa kembali merasakan bangku pendidikan.

Tak hanya soal pendidikan, Erni juga menyampaikan bahwa di sekolah tersebut mereka mendapatkan makanan bergizi dan rutinitas belajar yang layak.

“Beribu kata terima kasih kami ucapkan. Entah dengan cara apa kami membalas jasamu, Pak. Berkat kebaikan Bapak, sekarang kami bisa sekolah,” tulis Erni dalam suratnya, Selasa (5/8/2025).

Prabowo
Surat Siswi Sukajaya untuk Presiden Prabowo. (Foto: Instagram @prabowo)

Surat itu tidak hanya menyentuh hati masyarakat yang membacanya di media sosial, tetapi juga menyentuh hati Presiden Prabowo, yang secara langsung membacakan surat tersebut dalam sebuah kesempatan resmi.

BACA JUGA :  Sakit Kepala Berulang: Benarkah Selalu Menjadi Sinyal Tumor Otak?

Momen tersebut menjadi bukti nyata bahwa suara anak-anak dari pelosok desa masih mampu menjangkau pemimpin tertinggi negeri ini.

Program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan berbagai mitra pendidikan swasta dan tokoh masyarakat seperti Yayasan Galih Pakuan, kini menjadi angin segar bagi banyak keluarga miskin yang selama ini kesulitan menyekolahkan anak-anaknya.

Konsep sekolah ini mengedepankan pendidikan berbasis karakter, disiplin, dan pembinaan mental, dengan sistem asrama serta pemenuhan gizi bagi para siswa.

Erni menyebut bahwa sekolah tersebut telah memberikan kehidupan baru bagi dirinya dan teman-temannya.

“Dengan adanya sekolah rakyat ini, kami bisa merasakan sekolah dengan rutinitas yang kumplit. Makan makanan yang bergizi dan kami bisa menggapai cita-cita kami dengan tenang,” tulis Erni dalam bagian tengah suratnya.

Erni bukanlah siswi biasa. Ia merupakan siswi prestasi MTS Cendikia Muslim Kecamatan Sukajaya, yang memiliki cita-cita besar menjadi guru dan mengabdi di wilayahnya sendiri.

BACA JUGA :  Usai Digeruduk Massa, BPN Kabupaten Bogor 1 Klaim Sampaikan Aspirasi Petani ke Pusat

Dalam kesehariannya, Erni dikenal sebagai anak yang pendiam namun tekun belajar. Ia ingin suatu saat nanti dapat kembali ke desanya sebagai pendidik dan membantu anak-anak lainnya untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.

Pendamping Sosial Kecamatan Sukajaya, Sandika Fauzi, mengatakan bahwa Erni merupakan salah satu dari beberapa siswa yang direkomendasikan Kementerian Sosial untuk mengikuti program Sekolah Rakyat.

“Erni berasal dari keluarga tidak mampu yang terdata sebagai penerima bantuan sosial di Kemensos. Ia pernah bercerita bahwa sejak awal ingin sekali menjadi guru dan membangun pendidikan di kampung halamannya,” ucap Sandika kepada Bogortoday, Selasa (5/8/2025).

Proses rekrutmen siswa untuk program tersebut dimulai sejak Juni 2025, saat Kementerian Sosial mengidentifikasi anak-anak dari keluarga miskin yang terancam putus sekolah. Dari Sukajaya, beberapa nama masuk dalam daftar, termasuk Erni Andayani.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================