Lindungi Otak dari Serangan Stroke dengan 5 Makanan Sehat Ini

Tiga ons salmon matang menyediakan lebih dari 100% kebutuhan harian vitamin B12 dan 23% vitamin B6, dua nutrisi penting untuk menurunkan kadar homosistein dalam darah—salah satu faktor risiko utama stroke.

  1. Kacang Arab (Chickpea)

Kecil tapi penuh manfaat, kacang Arab menyediakan vitamin B6 dan protein nabati yang tinggi serat. Satu cangkir (sekitar 164 gram) kacang Arab menyumbang 10% kebutuhan harian vitamin B6. Cocok untuk dimasukkan dalam salad, sup, atau sekadar dijadikan camilan sehat.

  1. Tahu dan Tempe
BACA JUGA :  Kanker Payudara pada Pria: Jarang, tapi Nyata dan Sama Berbahayanya

Dua produk fermentasi kedelai ini adalah sumber protein nabati rendah lemak yang mudah ditemukan dan murah.

Fitoestrogen dan isoflavon di dalamnya diyakini mampu membantu merelaksasi pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah—dua kunci utama dalam pencegahan stroke.

  1. Kopi

Secangkir kopi di pagi hari ternyata bukan sekadar penyemangat. Kopi mengandung polifenol seperti asam klorogenat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

BACA JUGA :  Korea Utara Pamer Fasilitas Uranium Baru, Kim Jong Un Pertegas Ambisi Perkuat Senjata Nuklir

Namun, penting untuk menghindari gula tambahan karena konsumsi gula berlebih justru meningkatkan risiko stroke.

Menjaga otak tetap sehat tidak selalu harus dengan tindakan medis mahal. Dengan memperhatikan makanan yang masuk ke dalam tubuh, risiko stroke dapat ditekan secara alami.

Sertakan lima makanan ini dalam pola makan harian Anda dan rasakan manfaatnya untuk otak dan tubuh secara keseluruhan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================