
BOGOR-TODAY.COM – Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polhukam), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Lodewijk Freidrich Paulus menyampaikan bahwa program Subsidi Pangan dan Pemberian Gizi (SPPG) telah menjangkau lebih dari tujuh juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
“Saat ini telah menjangkau 7,37 juta penerima manfaat dan ini akan terus berlanjut dengan 2.375 dapur SPPG yang sudah beroperasi aktif,” ujar Lodewijk usai peletakan batu pertama pembangunan dapur SPPG di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (7/8/2025).
Menurut Lodewijk, program makan bergizi gratis yang menjadi bagian dari upaya perbaikan gizi masyarakat turut mendorong tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Republik Indonesia. Ia menyebut angka kepuasan publik mencapai 81 persen, melampaui sejumlah pemimpin negara lain seperti Inggris dan Italia.
Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024, bukan semata bagian dari visi dan misi presiden.
Selain membantu perbaikan gizi, keberadaan dapur SPPG juga membuka lapangan kerja dengan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja lokal. Program ini turut didukung oleh Koperasi Desa Merah Putih yang bertujuan menggerakkan roda perekonomian desa.
“Dengan adanya dapur SPPG dan koperasi, diharapkan ekosistem ekonomi desa akan bergerak, sekaligus menyehatkan ibu dan anak-anak, termasuk balita dan anak sekolah, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting,” jelasnya.
Lodewijk juga menyebutkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam pengawasan pelaksanaan program. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dapat turut memastikan SPPG berjalan optimal di wilayahnya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














