
Saat menari, ia kerap memerankan tokoh perempuan bernama Pager Antimun, sedangkan sebagai pelawak, ia memerankan Gagak Ketawang di pementasan istana.
Menurut catatan Nagarakretagama karya Mpu Prapanca, Hayam Wuruk memimpin selama 39 tahun dengan gelar Abhiseka Maharaja Sri Rajasanagara.
Gelar ini menegaskan garis keturunannya dari Dinasti Rajasa, yang berawal dari Ken Arok, pendiri Kerajaan Singhasari.
Di bawah kepemimpinannya dan didukung oleh visi besar Gajah Mada, Majapahit mencapai puncak kejayaan, menyatukan wilayah luas Nusantara.
Kepemimpinan muda Hayam Wuruk menjadi bukti bahwa kematangan politik tidak selalu ditentukan oleh usia, melainkan oleh visi, keberanian, dan dukungan yang tepat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















