LEBIH ELOK JIKA TEMA HUT KE-80 RI SESUAI DENGAN KONDISI NYATA BANGSA INDONESIA

Oleh : Heru B Setyawan (Duta Pancasila Badan Pembinaan Ideologi Pancasila)

TEMA perayaan HUT ke-80 RI ini adalah menegaskan kembali semangat nasionalisme, yang berbunyi “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Tema ini memberi makna penekanan kembali kepada kedaulatan negeri yang sulit tercapai tanpa persatuan.

Negeri yang berdaulat, tentu akan membawa dampak kesejahteraan bagi rakyat. Setelah unsur-unsur itu terpenuhi, maka tujuan Indonesia Maju sejatinya telah tercapai.

Yang menarik dan keren bro, pada perayaan HUT ke-80 RI tahun ini masyarakat diperbolehkan menyesuaikan temanya dengan kesepakatan masyarakat setempat, namun tidak terlepas dari tema resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Berikut ini, contoh-contoh tema kecil untuk perayaan hari kemerdekaan RI 2025, yaitu:

  1. Merajut Persatuan dalam Keberagaman, Gelora HUT ke-80 RI, 2. Semangat Gotong Royong Membangun Negeri Momentum, HUT ke-80 RI, 3. HUT ke-80 RI, Teguhkan Kembali Persatuan, 4.HUT ke-80 RI, Generasi Muda Penjaga Persatuan Bangsa, 5. HUT ke-80 RI Tonggak Bangga Produk Lokal, Wujud Kedaulatan Ekonomi. Dan lain-lain tema yang jumlahnya ada 50 tema.
BACA JUGA :  Tanda Kolagen Menurun pada Kulit dan Faktor yang Mempercepat Penuaan Wajah

Tema-tema ini memang keren abis, tapi rasanya sulit dicapai, bukan penulis pesimis, tapi tema tahun ini akan lebih baik, jika disesuaikan dengan kondisi nyata yang sekarang dialami bangsa Indonesia.

Kalau kita mau jujur, kondisi bangsa Indonesia saat ini dalam keadaan tidak baik-baik saja, tanpa mengurangi prestasi yang sudah dicapai oleh bangsa Indonesia selama ini. Sehingga kita sempat dihebohkan dengan adanya tagline Indonesia Gelap yang viral beberapa waktu lalu.

Ya Indonesia Gelap karena jumlah total korupsi pada tahun 2024 di Indonesia mencapai Rp1.459 triliun. Utang Indonesia per april 2025 mencapai Rp. 9.105,09 triliun, Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,12 %.

Tapi masalahnya pertumbuhan tersebut lebih didongkrak oleh pembangunan infrastruktur yang bersifat padat modal. Padahal kita butuh padat karya, karena banyaknya pengangguran dan banyaknya gelombang PHK.

Untuk masalah politik, wah kita malu untuk membahasnya, ada politik uang, ada kecurangan Pilpres dan seabrek masalah yang lain, sehingga Indeks Politik Indonesia (IDI) dinilai cacat.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Menurut Prof. Muhammad Syafii Antonio, pakar ekonomi syariah sekitar 3 % orang kaya Indonesia menguasai sekitar 48 % kekayaan bangsa Indonesia.

Sementara pengemis, gelandangan, pengamen, dan orang miskin sangat banyak kita jumpai di pinggir jalan.

Jadi Sila ke-5 Pancasila, yaitu “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, masih jauh terwujud.

Untuk hukum apalagi, hukum bisa diatur, dibeli, yang ngatur yang berkuasa, tumpul di atas dan tajam ke bawah, hukum dipakai alat untuk memukul lawan politiknya.

Tapi alhamdulillah ada sebuah harapan hukum semakin baik dan adil, setelah Presiden Prabowo Subianto memberi abolisi kepada Tom Lembong dan amnesti kepada Hasto Kristiyanto, sehingga keduanya bebas.

Maka menurut penulis tema HUT ke 80 RI yang sesuai dengan kondisi real bangsa Indonesia adalah,”Bersatu Menegakkan Keadilan dan Kebenaran, Rakyat Semakin Cerdas, Indonesia Berkah,”. Merdeka, Merdeka, Merdeka. Jayalah Indonesiaku.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================