
BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menghadapi tantangan defisit anggaran sebesar Rp529 miliar dalam pembahasan Rancangan APBD Perubahan 2025.
Meski demikian, Bupati Bogor Rudy Susmanto optimistis kekurangan tersebut dapat tertutupi melalui penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebelum tutup tahun.
Rudy menjelaskan, pembahasan bersama DPRD dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akan difokuskan pada penentuan program prioritas di tengah keterbatasan anggaran.
“Ada beberapa program yang akan kita bahas bersama, mana yang akan diprioritaskan,” kata Rudy, Senin (11/8/2025).
Ia menambahkan, PAD masih berpotensi meningkat mengingat masih ada waktu empat bulan hingga akhir tahun. “Pendapatan masih berjalan, masih dinamis. Ini baru bulan Agustus,” ujarnya.
Sebelumnya, DPRD Kabupaten Bogor menggelar rapat paripurna yang membahas Nota Keuangan dan Raperda Perubahan APBD 2025 serta persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024. Ketua DPRD Sastra Winara menyebut, defisit tetap menjadi tantangan utama.
Menurutnya, solusi menutupi defisit bukan hanya dengan memotong anggaran, tetapi juga mengoptimalkan PAD.
DPRD akan memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Rencana pembebasan lahan untuk SMP Negeri 5 Cibinong akan dilakukan jika anggaran memungkinkan.
Rapat lanjutan pembahasan APBD Perubahan 2025 dijadwalkan berlangsung minggu depan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : metropolitan.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















