
Ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum menegaskan, mie instan termasuk kategori makanan ultra proses yang umumnya mengandung tambahan gula, garam, lemak, perisa, dan penguat rasa.
Konsumsi berlebihan makanan ultra proses dapat memicu obesitas, gangguan gizi pada anak, serta berbagai penyakit kronis.
Dr. Tan menekankan pentingnya membatasi frekuensi konsumsi mie instan. Meski tidak ada batasan baku, ia menyarankan agar mie instan hanya menjadi pilihan sesekali, bukan makanan pokok. “Makanan rekreasi seperti mie instan tidak bisa jadi makanan saban hari,” ujarnya.
Dengan demikian, kesadaran akan risiko kesehatan dan pengaturan pola makan menjadi langkah penting untuk menghindari dampak buruk konsumsi mie instan berlebihan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















