Sushi Inari: Camilan Sederhana dengan Sejarah Suci dari Jepang

Makanan Suci di Festival Hatsu-uma

Kaitan sushi inari dengan dewa Inari menjadikannya makanan suci dalam Festival Hatsu-uma, yang digelar setiap ‘Hari Kuda’ pertama di bulan Februari berdasarkan kalender Lunar.

Festival ini diadakan di kuil-kuil Inari untuk memohon panen melimpah, di mana sushi inari dipersembahkan sebagai hidangan khusus.

BACA JUGA :  MMAJ Jakarta 2026 Hadirkan Festival Anime dan Budaya Jepang Berskala Internasional di Gandaria City

Kreasi Modern yang Variatif

Tradisionalnya, sushi inari hanya berisi nasi dan menjadi pilihan populer bagi vegan karena tidak mengandung bahan hewani.

Namun, saat ini variasinya semakin beragam dengan tambahan topping seperti ikura, wakame, yakiniku, hingga chuka idako.

BACA JUGA :  Serbu Lapangan Sempur, Warga Berburu Pangan Murah Pemkot Bogor

Meski sederhana, sushi inari merepresentasikan perpaduan rasa manis, sejarah panjang, dan makna spiritual yang kuat dalam budaya Jepang.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================