
Selain korban akibat serangan, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan delapan warga, termasuk tiga anak-anak, meninggal akibat kelaparan dan kekurangan gizi dalam 24 jam terakhir. Sejak perang dimulai, total korban tewas di Gaza telah mencapai 235 orang, termasuk 106 anak-anak.
Di tengah eskalasi kekerasan, kelompok Hamas disebut sedang melanjutkan pembicaraan dengan mediator Mesir terkait upaya gencatan senjata. Namun, negosiasi masih tersendat.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan serangan tersebut merupakan bagian dari upaya mengambil alih kembali Kota Gaza.
“Mereka tidak akan diusir, mereka akan diizinkan keluar,” ujar Netanyahu kepada saluran i24NEWS, seraya meminta negara-negara yang mengaku peduli pada Palestina untuk “membuka pintu gerbang mereka” bagi warga Gaza.
Pejabat Israel memperkirakan rencana merebut kembali Kota Gaza masih memakan waktu beberapa minggu, membuka kemungkinan gencatan senjata jika negosiasi berhasil. Namun hingga kini, suara tembakan dan dentuman bom masih mendominasi langit Gaza.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















