Jalan Kaki Setelah Makan, Rahasia Kecil untuk Sehat dan Bugar

Gerakan tubuh membantu makanan bergerak lebih lancar di saluran cerna sekaligus mencegah sembelit.

  1. Meningkatkan sirkulasi darah

Seperti aktivitas fisik lainnya, berjalan kaki meningkatkan aliran darah sehingga distribusi oksigen dan nutrisi menjadi lebih optimal. Sirkulasi yang baik penting untuk menjaga fungsi organ dan stamina tubuh.

  1. Menurunkan tekanan darah

Rutin berjalan kaki dapat membantu mengontrol hipertensi. Studi menemukan, penderita tekanan darah tinggi mengalami penurunan signifikan setelah satu tahun rajin berjalan. Manfaat ini bahkan tetap terlihat pada kasus hipertensi resisten.

  1. Mendukung penurunan berat badan
BACA JUGA :  KPop Demon Hunters Rayakan Satu Tahun Kesuksesan, Pop-Up Store Resmi Hadir di Jakarta

Jalan kaki setelah makan juga dapat membantu menciptakan defisit kalori yang diperlukan untuk menurunkan berat badan.

Penelitian menunjukkan, berjalan 30 menit per minggu dapat mengurangi berat badan dan lemak tubuh, dengan efek lebih besar jika dilakukan hingga 150 menit per minggu sesuai rekomendasi WHO.

  1. Meningkatkan suasana hati

Selain menyehatkan fisik, berjalan kaki meningkatkan hormon serotonin, dopamin, dan endorfin yang berperan dalam memperbaiki mood.

BACA JUGA :  Seberapa Sering Tubuh Perlu Terhidrasi? Ini Penjelasan Dokter

Untuk membiasakan diri, Carroll menyarankan teknik habit stacking, seperti menambahkan jalan kaki singkat setelah rutinitas mencuci piring malam hari.

Dengan segudang manfaat ini, tidak ada salahnya mulai membiasakan diri berjalan kaki usai makan. Aktivitas ringan ini mudah dilakukan, tidak membutuhkan peralatan khusus, dan dapat menjadi investasi sederhana bagi kesehatan jangka panjang.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================