
BOGORTODAY.COM – Seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menjadi korban tabrak lari di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (4/8/2025). Korban mengalami patah tulang dan kini ditangani Yayasan Silih Asih setelah sempat dirawat di rumah sakit.
Pemilik Yayasan Silih Asih, Nani Rohaeni, menjelaskan korban awalnya dibawa ke Puskesmas Cigombong. Dari pemeriksaan retina mata dan sidik jari, identitas korban tidak diketahui dan terindikasi sebagai ODGJ.
“Korban dirujuk ke RSJ Marzoeki Mahdi, namun ditolak karena kondisi patah tulang cukup parah. Akhirnya korban dirawat di RSUD DR KH Idham Chalid Ciawi selama lima hari,” ujarnya, dikutip dari Radar Bogor, Selasa (19/8/2025).
Setelah perawatan, pihak RSUD meminta relawan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) untuk menjemput korban. Berdasarkan arahan Dinas Sosial, korban kemudian dititipkan di Yayasan Silih Asih.
“Karena patah kakinya belum sembuh dan kondisinya tidak stabil, kami kesulitan mengurus korban,” kata Nani.
Ia menambahkan, yayasan mengalami kendala biaya dalam merawat korban, terutama untuk kebutuhan perawatan patah tulang dan kebutuhan harian seperti pampers.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















