Rebo Wekasan, Tradisi Rabu Terakhir Bulan Safar yang Dipercaya Hari Turunnya Bala

Rebo Wekasan
Ilustrasi Rebo Wekasan. (Foto: Freepik)

BOGORTODAY.COM Rebo Wekasan atau Rabu Wekasan menjadi salah satu tradisi yang dipandang keramat oleh sebagian masyarakat Jawa, khususnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Hari ini selalu jatuh pada Rabu terakhir bulan Safar dalam penanggalan Hijriah.

Keyakinan tentang Rebo Wekasan berakar dari pandangan bahwa pada hari tersebut Allah SWT menurunkan berbagai cobaan dan bencana.

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

Hal ini diuraikan dalam kitab Kanz an-Najah wa al-Surur karya KH Abdul Hamid, seorang ulama asal Makkah—ada pula yang menyebut Hadramaut—yang pernah singgah di Semarang dan Kudus, Jawa Tengah.

Keyakinan Menurut KH Abdul Hamid

Dalam kitabnya, KH Abdul Hamid menyebutkan bahwa pada Rabu terakhir bulan Safar, Allah SWT menurunkan 320 ribu bencana.

BACA JUGA :  Kumpulan Doa Agar Hutang Cepat Lunas dan Rezeki Lancar, Amalkan dengan Ikhtiar

Karena itu, hari ini dianggap sebagai hari paling berat dalam setahun. Untuk menghindari musibah, umat dianjurkan memperbanyak doa dan amalan, salah satunya doa tolak bala.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================