Rebo Wekasan, Tradisi Rabu Terakhir Bulan Safar yang Dipercaya Hari Turunnya Bala

Rebo Wekasan
Ilustrasi Rebo Wekasan. (Foto: Freepik)

BOGORTODAY.COM Rebo Wekasan atau Rabu Wekasan menjadi salah satu tradisi yang dipandang keramat oleh sebagian masyarakat Jawa, khususnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Hari ini selalu jatuh pada Rabu terakhir bulan Safar dalam penanggalan Hijriah.

Keyakinan tentang Rebo Wekasan berakar dari pandangan bahwa pada hari tersebut Allah SWT menurunkan berbagai cobaan dan bencana.

Hal ini diuraikan dalam kitab Kanz an-Najah wa al-Surur karya KH Abdul Hamid, seorang ulama asal Makkah—ada pula yang menyebut Hadramaut—yang pernah singgah di Semarang dan Kudus, Jawa Tengah.

Keyakinan Menurut KH Abdul Hamid

Dalam kitabnya, KH Abdul Hamid menyebutkan bahwa pada Rabu terakhir bulan Safar, Allah SWT menurunkan 320 ribu bencana.

BACA JUGA :  Korea Utara Pamer Fasilitas Uranium Baru, Kim Jong Un Pertegas Ambisi Perkuat Senjata Nuklir

Karena itu, hari ini dianggap sebagai hari paling berat dalam setahun. Untuk menghindari musibah, umat dianjurkan memperbanyak doa dan amalan, salah satunya doa tolak bala.

Selain itu, KH Abdul Hamid menganjurkan salat sunnah mutlak empat rakaat pada hari tersebut. Setelah membaca Al-Fatihah, setiap rakaat dianjurkan membaca:

  • Surah Al-Kautsar 17 kali
  • Surah Al-Ikhlas 5 kali
  • Surah Al-Falaq 1 kali
  • Surah An-Nas 1 kali

Pandangan Ulama Lain

Sejumlah ulama lain juga memberikan anjuran berbeda terkait amalan Rebo Wekasan. Misalnya, Syekh Shukur Kanji dalam kitab Khawajah Mughni al-Din serta al-Buni dalam al-Firdaus yang menyarankan salat sunnah enam rakaat, dengan salam setiap dua rakaat, disertai bacaan Ayat Kursi dan Al-Ikhlas.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Selain salat, membaca surah Yasin juga menjadi amalan populer pada Rebo Wekasan. Saat sampai pada ayat Salamun qawlan min rabbir rahim (Yasin: 58), dianjurkan mengulangnya 313 kali, lalu berdoa dengan lafaz tolak bala.

Rebo Wekasan 2025

Tahun ini, umat Islam berada pada bulan Safar 1447 H. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2025 terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, Rebo Wekasan jatuh pada 20 Agustus 2025.

Bagi sebagian masyarakat Jawa, momentum ini bukan sekadar tradisi, melainkan sarana memperkuat doa, introspeksi diri, dan memperbanyak amalan agar terhindar dari musibah serta dirahmati Allah SWT.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================