Sungai Cijere Diduga Tercemar Limbah, DLH Kabupaten Bogor Siapkan Tindakan Tegas

DLH
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Kaisar Motorindo Industri di Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/8/2025). Foto : Tangakapan layar.

BOGORTODAY.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Kaisar Motorindo Industri di Karang Asem Timur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/8/2025).

Sidak dilakukan karena perusahaan tersebut diduga melanggar prosedur pembuangan limbah.

Pejabat DLH Kabupaten Bogor, Riri, mengatakan pihaknya mengambil sampel air yang diduga mengandung limbah dari outlet instalasi pengolahan air limbah (IPAL) serta dari aliran sungai penerima.

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

“Air buangan itu biasanya menuju ke badan air penerima, seperti anak sungai. Jadi yang kami ambil sampelnya dari outlet IPAL sebelum air limbah masuk, dan setelah jatuh ke aliran sungai,” ujarnya.

Riri menambahkan, laporan dugaan pencemaran diterima dari pemerintah setempat. Limbah pabrik diduga mencemari aliran Sungai Cijere, terutama saat musim hujan.

“Informasinya saat hujan terjadi limpasan. Seharusnya tidak dibuang, tapi karena prasarana yang tidak memadai, air melimpah masuk ke saluran menuju anak Sungai Cijere. Dugaan pencemaran masih menunggu hasil uji laboratorium,” katanya.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

DLH Kabupaten Bogor menargetkan hasil uji laboratorium keluar dalam 14 hari kerja. Selain itu, pihaknya akan memanggil manajemen pabrik untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP).

“Pemanggilan akan segera dilakukan tanpa menunggu hasil laboratorium yang membutuhkan waktu cukup lama,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================