
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa Trump siap menggunakan “seluruh instrumen” kekuatan AS demi menghentikan masuknya narkoba ke Negeri Paman Sam.
“Presiden Trump telah sangat jelas dan konsisten. Ia siap menggunakan seluruh kekuatan Amerika untuk menghentikan masuknya narkoba dan membawa pihak yang bertanggung jawab ke pengadilan,” ujar Leavitt.
Ia bahkan menyebut pemerintahan Maduro sebagai “kartel narco-teroris”.
“Maduro, menurut pandangan pemerintahan ini, bukanlah presiden yang sah. Ia adalah buronan, kepala kartel ini, yang telah didakwa di Amerika Serikat atas penyelundupan narkoba,” tambahnya.
Respons Keras dari Maduro
Menanggapi ancaman AS, Maduro menyatakan akan mengerahkan 4,5 juta anggota milisi di seluruh Venezuela. Ia menuding langkah Trump sebagai bentuk intervensi dan ancaman terhadap kedaulatan negara.
“Kami akan menghadapi ancaman ini dengan kekuatan rakyat. Venezuela tidak akan tunduk pada tekanan asing,” ujar Maduro dalam pernyataannya.
Ketegangan terbaru ini diperkirakan akan semakin memperburuk hubungan antara Caracas dan Washington yang sudah lama memburuk sejak pemerintahan Trump menolak mengakui legitimasi Maduro.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















