Merasa Prihatin Rumahnya Rawan Roboh, Kadinsos Kabupaten Bogor Bakal Datangi Kediaman Janda Warga Ciomas 

Dinsos
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma'ruf. Foto : Rifki Ramadhan/bogortoday.com

BOGORTODAY.COM – Kepala Dinsos Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, berencana akan melakukan pengecekan secara langsung melihat kondisi rumah Lilis. Janda anak lima warga Kampung Ciherang Kidul, RT 02/02, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Yang rawan akan Roboh.

Farid Ma’ruf juga mengaku turut prihatin atas kondisi yang dialami Lilis tersebut dan bakal mengecek keluarga Lilis masuk ke data DTKS atau tidak.

‎”Kita bakal cek keluarga Lilis mendapat bantuan atau tidak. Persoalan rumahnya yang rawan roboh kita bakal berkordinasi dengan DPKPP agar rumahnya bisa diperbaiki,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Disisi lain, Kepala Desa Laladon Rusmin mengaku pihaknya tidak berdiam diri ada rumah warga yang rusak dan rawah roboh.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Menurutnya, ‎pihak desa sudah melakukan pendataan dan asesmen rumah warga yang kondisinya rusak dan perlu di bantu oleh pemerintah daerah. Salah satunya rumah milik Lilis warga RW 02/02 .

‎‎Namun, kembali lagi kebijakan pembangunan rutilahu ada di pemerintah daerah dan pihak desa hanya mengusulkan.

‎”Total ada 41 Rumah warga yang kita usulan untuk seger dilakukan pembangunan ke DKPP Kabupaten Bogor. Tidak hanya ke DKPP kita juga mengusulkan ke dewan agar keinginan masyarakat yang rumahnya rusak bisa dibangunkan,” katanya.

BACA JUGA :  Tanamkan Jiwa Berbagi, SIT Bina Bangsa Sejahtera Bogor Sembelih 5 Sapi dan 26 Domba

Sebelumnya, Lilis Setiawati warga Kampung Ciherang Kidul, RT 02/02, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Selalu dihantui perasaan was-was ketika rumah yang ia tinggali rawan akan roboh.

Ketakutan yang dialami Lilis tersebut bukan tanpa sebab, rumah janda lima anak ini kondisinya sangat menghawatirkan dan rawan roboh.

Untuk menghindari kerawanan itu Lilis, berinisiatif memasang terpal untuk menutupi atap rumah yang sering bocor.

‎”Kalau turun hujan, saya bersama kelima anak kumpul bareng di ruangan yang tidak kebocoran sambil berdoa agar hujan reda dan rumah tidak roboh,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================