
Respons dan Tanggapan
Wakil Presiden Kamar Dagang Chiang Mai, Punlop Saejew, menilai program ini cukup membantu, namun lebih efektif jika diterapkan pada musim sepi (low season), bukan saat musim ramai (high season). Menurutnya, tingginya harga tiket domestik masih menjadi kendala utama wisatawan.
Sementara itu, Presiden Asosiasi Hotel Thailand, Rungroj Santadvanit, menyoroti bahwa tidak semua wilayah akan mendapat manfaat merata.
Provinsi di timur laut, misalnya, dinilai kurang menarik bagi turis asing meski memiliki koneksi penerbangan dari Bangkok. Ia juga menekankan perlunya strategi pemasaran sesuai karakter destinasi:
- Buri Ram dengan wisata olahraga dan maraton,
- Ubon Ratchathani dengan daya tarik Sungai Mekong,
- Utara Thailand untuk pecinta alam dari Australia dan Selandia Baru,
- Selatan Thailand untuk wisata pantai yang digemari turis Skandinavia.
Rungroj juga mengingatkan pentingnya jaminan keamanan pariwisata, terutama di tengah ketegangan perbatasan Thailand–Kamboja.
Tren Pariwisata Thailand
Hingga 17 Agustus 2025, Thailand telah menerima 20,8 juta turis asing, turun 7% dibanding periode yang sama tahun lalu. Turis asal China masih mendominasi dengan 2,9 juta kunjungan.
Dengan strategi tiket gratis ini, pemerintah Thailand berharap bisa menarik lebih banyak wisatawan untuk menjelajahi destinasi sekunder dan meningkatkan pemerataan ekonomi di berbagai provinsi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















