
BOGORTODAY.COM – Banyak orang bangga menyebut dirinya sebagai coffee drinker, bahkan merasa kopi sudah jadi “darah kedua” mereka. Nggak salah sih, secangkir kopi memang bisa bikin semangat meledak di pagi hari berkat kafeinnya. Tapi ada satu hal yang sering dilupakan: gula.
Ya, kebiasaan menambahkan gula ke dalam kopi bisa bikin minuman ini berubah dari “teman produktif” jadi “jebakan manis” yang berisiko untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Perlu dibedakan dulu. Gula tambahan (added sugar) bukanlah gula alami yang ada di buah, sayuran, biji-bijian, atau susu.
Gula tambahan ini sengaja dimasukkan ke makanan atau minuman—misalnya saat kita nambahin gula pasir atau coffee creamer—untuk bikin rasanya lebih manis.
Masalahnya, kalau kebiasaan ini dilakukan tiap hari, dampaknya bisa serius.
Dampak Minum Kopi dengan Gula Setiap Hari
- Lonjakan Gula Darah (Sugar Spike & Crash)
Menurut ahli gizi Jennifer Schlette, RD, gula langsung diserap darah dan bikin kadar gula naik cepat. Efeknya? Energi memang naik, tapi hanya sebentar.
Setelah itu, tubuh jatuh ke kondisi sugar crash alias lemas mendadak. Buat penderita diabetes, kondisi ini bisa berbahaya.
- Risiko Berat Badan Naik
Konsumsi gula berlebih jadi salah satu faktor naiknya kasus obesitas global. Johns Hopkins Medicine menegaskan, gula bukan penyebab tunggal obesitas, tapi jelas jadi kontributor utama.
Jadi, kalau timbangan tiba-tiba geser ke kanan, coba cek dulu: kopi manisnya sehari berapa kali?
- Kerusakan Gigi
WHO menyebut minuman manis sebagai sumber utama gula tambahan. Gula ini jadi “makanan favorit” bakteri penyebab gigi berlubang. Jadi, kalau tiap hari ngopi manis, siap-siap deh ketemu dokter gigi lebih sering.
- Kurang Nutrisi
Kalau kalori harian banyak diambil dari gula, otomatis ruang untuk makanan bernutrisi berkurang. Contoh gampang: makan cake manis jelas nggak bisa ganti serat dan vitamin C yang biasanya didapat dari buah.
- Risiko Penyakit Jantung
Menurut Cleveland Clinic, terlalu banyak gula bisa memicu obesitas, hipertensi, peradangan kronis, dan kolesterol tinggi—semua itu adalah pintu masuk penyakit jantung. Jadi, kopi manis tiap hari bisa bikin jantung deg-degan bukan karena jatuh cinta, tapi karena kerja ekstra.
Batas Aman Konsumsi Gula Harian
Ingat, gula itu bukan zat gizi esensial. Jadi, makin sedikit dikonsumsi, makin bagus.
- Dietary Guidelines for Americans: gula tambahan maksimal 10% dari total kalori harian.
Kalau kebutuhan 2.000 kalori, batasnya 50 gram (12 sendok teh). - American Heart Association (AHA) kasih batas lebih ketat:
- Laki-laki: maksimal 36 gram (9 sendok teh).
- Perempuan: maksimal 25 gram (6 sendok teh).
Jadi, Kopi Harus Tanpa Gula?
Tenang, nggak berarti kamu harus stop total. Kalau lidah belum terbiasa kopi hitam pahit, coba mulai kurangi takaran gula sedikit demi sedikit. Bisa juga ganti dengan kayu manis, oat milk, atau pemanis rendah kalori.
Intinya, biar kopi tetap jadi “teman kerja”, jangan sampai gula di dalamnya yang diam-diam jadi “musuh dalam selimut”.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















