
Efek Alkohol pada Tubuh
Sebuah studi terpisah yang dipimpin oleh Prof Heo Jin-hee dari Universitas Sungkyunkwan, bekerja sama dengan Universitas Harvard, memperkuat temuan tersebut. Studi ini dipublikasikan pada Journal of the National Cancer Institute pada 17 Desember 2024.
Menggunakan data dari 137.710 peserta yang terlibat dalam American Nurses’ Health Study dan Health Professionals Follow-up Study selama 30 tahun, tercatat 3.599 kasus kanker kolorektal. Hasil analisis menunjukkan:
- Bahkan konsumsi alkohol dalam jumlah kecil (1–2 gelas sehari) sudah meningkatkan risiko kanker kolorektal.
- Pria ditemukan lebih rentan terhadap dampak konsumsi alkohol.
- Rentang waktu antara konsumsi alkohol dan munculnya kanker kolorektal rata-rata 8–12 tahun.
- Risiko kanker tetap tinggi meskipun seseorang sudah berhenti minum alkohol hingga 10 tahun lamanya.
“Studi ini membuktikan bahwa tidak ada level konsumsi alkohol yang benar-benar aman untuk kesehatan usus besar,” tegas Prof Heo, dikutip dari Biz Chosun.
Pentingnya Perubahan Gaya Hidup
Para peneliti menekankan bahwa langkah pencegahan kanker kolorektal di Asia perlu difokuskan pada pengurangan konsumsi alkohol, makanan olahan, serta pola makan tinggi lemak.
Perubahan gaya hidup sederhana seperti memperbanyak konsumsi serat, buah, sayur, dan menjaga aktivitas fisik dapat membantu menurunkan risiko.
Dengan semakin meningkatnya angka kasus di Asia, riset ini menjadi peringatan serius bahwa kesehatan usus besar tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola hidup sehari-hari.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















