
Di sisi lain, Hamas telah menyetujui proposal gencatan senjata selama 60 hari yang diajukan oleh mediator dari Mesir dan Qatar. Dalam kesepakatan tersebut, pasukan Israel akan ditarik ke perbatasan untuk memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan.
Sebagai bagian dari kesepakatan, Hamas akan membebaskan 10 sandera yang masih hidup dan menyerahkan 18 jenazah, dengan imbalan pembebasan lebih dari 1.000 tahanan Palestina. Kesepakatan ini juga mencakup langkah awal menuju penghentian perang secara permanen.
Namun, Netanyahu menolak untuk menghentikan pendudukan di Kota Gaza. Ia hanya menginstruksikan negosiasi terkait pembebasan sandera, sambil tetap melanjutkan operasi militer. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahkan menegaskan komitmennya untuk menduduki Gaza dan merelokasi penduduknya.
Ketidaksepakatan antara militer dan pemerintah memicu perdebatan tajam di dalam negeri. Bagi banyak warga Israel, pilihan yang paling masuk akal adalah mengakhiri perang, menyelamatkan para sandera, dan membawa mereka pulang ke keluarga masing-masing. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















