Bikin Bangga Bogor, SMK Prof. Dr. Moestopo Jadi Perwakilan Sekolah di Ajang Kebudayaan Internasional di Inggris 

Kepala Sekolah SMK Prof. Dr. Moestopo, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, mewakili Indonesia dalam misi kebudayaan di Bellingham, Inggris, pada Selasa (26/08/25).

BOGORTODAY.COM – Kepala Sekolah SMK Prof. Dr. Moestopo, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, mewakili Indonesia dalam misi kebudayaan di Bellingham, Inggris, pada Selasa (26/08/25).

Satu-satu perwakilan guru di Bogor Barat mewakili Indonesia dalam ajang fastival budaya Internasional di negara berlambang tiga singa tersebut.

Kepala Sekolah SMK Prof. Dr. Moestopo Fransisca Agustina, mengaku bersyukur perwakilan sekolahnya menjadi satu-satunya di Kabupaten Bogor.

“Saya bersyukur banget, saya terpilih terutama dari SMK Kesehatan mewakili dari sekolah di Bogor Barat dan hanya SMK Prof. Dr. Moestopo yang terpilih mewakili Indonesia dalam kebudayaan Internasional,” kata, Kepala Sekolah SMK Prof. Dr. Moestopo Fransisca Agustina, Selasa (26/8/2025).

BACA JUGA :  Bahas Tata Kelola Lobster, MKI dan IPB University Desak Regulasi Berbasis Sains dan Inklusif

Menurutnya, selain dirinya yang menjadi perwakilan dan 25 orang lainnya merupakan beberapa penari, dosen dan pegawai pemerintahan yang ikut serta dalam kegiatan di England utuk mengharumkan Indonesia.

“Saya dapat undangan suatu penghormatan dari Kementerian Kebudayaan untuk memperkenalkan misi kebudayaan Indonesia. Jadi misinya memperkenalkan budaya-budaya Indonesia seperti bahasa, tariannya dan adat istiadat,” katanya.

Kemudian itu, ia menegaskan, saat berada di negara Buckingham Palace ia merasa terharu, sebab saat itu Indonesia tengah merayakan Hut Kemerdekaan ke 80.

“Saat disana bendera kita berkibar di hari merdeka dan memang yang paling berarti itu pas tanggal 17 Agustus, sangat bangga dan terharu bisa mengibarkan bendera tanah air di kancah Internasional,” ucapnya.

BACA JUGA :  Pengemudi Microsleep, Toyota Fortuner Terguling di KM 30 Jagorawi

Lebih lanjut, ia menuturkan, dalam ajang festival kebudayaan Internasional yang diagendakan selama 17 hari, berbagi tarian Nusantara tampi dalam ajang tersebut.

“Jadi gabungan dari awal itu tari saman kemudian tari tortor, tari jali-jali, Papua, Jaipong dan berbagai tarian Nusantara, selain itu juga alat musik tradisional seperti angklung, gamelang, kecapi dan suling ikut didampilkan dalam festival di Belingham,” jelasnya.

 

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================