
Tipsnya: jangan minum matcha bareng makanan tinggi zat besi (seperti daging merah atau sayuran hijau), dan kasih jeda beberapa jam.
- Paparan Zat Beracun
Karena matcha dibuat dari seluruh daun teh, ada kemungkinan ikut terbawa logam berat seperti timbal atau arsenik jika tanaman tumbuh di tanah yang terkontaminasi.
Bedanya dengan teh biasa, zat itu nggak cuma larut di air, tapi langsung masuk bareng bubuknya.
Solusi: pilih matcha organik berkualitas yang sudah teruji keamanannya.
- Gangguan Tidur
Kafein dalam secangkir matcha bisa mencapai 70–140 mg, hampir mirip dengan kopi. Kalau diminum sore atau malam hari, jangan kaget kalau tiba-tiba jadi overthinking sampai jam 2 pagi.
- Meningkatkan Kecemasan
Buat yang gampang cemas, hati-hati. Kafein dalam matcha bisa bikin jantung berdebar, tangan dingin, bahkan gelisah tanpa sebab.
Jadi lebih baik mulai dari porsi kecil, dan rasakan dulu reaksi tubuh sebelum nambah gelas berikutnya.
Matcha tetap minuman sehat kalau dikonsumsi dengan bijak. Batas aman umumnya 1–2 cangkir per hari tanpa tambahan gula berlebihan.
Jadi, nikmati matcha untuk energi dan fokus, tapi jangan sampai berakhir dengan insomnia atau perut keroncongan nggak jelas.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















