
Permusuhan tidak hanya datang dari Abu Lahab, tapi juga dari istrinya, Ummu Jamil. Riwayat dari al-Humaidi menyebutkan bahwa ketika mendengar turunnya Surah Al-Lahab, Ummu Jamil mendatangi Ka’bah dengan membawa batu. Ia bermaksud melempar Nabi, namun Allah menutup pandangannya sehingga ia hanya melihat Abu Bakar yang saat itu duduk bersama Rasulullah.
Meski Al-Qur’an menegaskan Abu Lahab sebagai penghuni neraka, ada riwayat menarik terkait keringanan siksa yang ia terima. Dalam Shahih Bukhari, dikisahkan bahwa Al-Abbas (paman Nabi yang lain) bermimpi melihat Abu Lahab setelah kematiannya.
Dalam mimpi itu, Abu Lahab berkata bahwa setiap malam Senin ia mendapat keringanan siksa karena pada hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, ia pernah memerdekakan Tsuwaibah dengan penuh rasa gembira.
Pelajaran dari Kisah Abu Lahab
Kisah Abu Lahab memberi pelajaran bahwa hubungan darah tidak menjamin keselamatan jika seseorang menolak kebenaran.
Meski paman Nabi, ia menjadi sosok yang diabadikan dalam Al-Qur’an sebagai penentang risalah tauhid.
Ia pernah berbahagia menyambut kelahiran Nabi, tetapi sikap permusuhan dan penolakannya terhadap dakwah Islam membuat namanya tercatat sebagai salah satu tokoh yang mendapat balasan keras dari Allah SWT.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















