Jembatan Darurat di Klapanunggal Jadi Ajang Pungli, Ini Respons Pemcam

Jembatan darurat
Sejumlah pengendara motor melintas di jembatan darurat yang dibangun swadaya warga di atas Kali Cibarengkok, Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Jembatan kayu tersebut viral lantaran dijadikan ajang pungutan liar sebelum akhirnya dipastikan akan dibongkar Pemerintah Kecamatan Klapanunggal, Senin (1/9/2025). Foto : CR4/Bogor Today.

BOGORTODAY.COMJembatan darurat di Kali Cibarengkok, Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa viral di media sosial setelah muncul pungutan liar (pungli) bagi pengendara yang melintas. Warga diminta membayar Rp2.000 untuk melewati jembatan kayu yang dibangun secara swadaya tersebut.

Sekretaris Kecamatan Klapanunggal, Iwan Setiawan, menegaskan pungutan tersebut tidak dibenarkan.

“Kalau ada pungutan di luar mekanisme resmi, itu jelas pungutan liar. Kami tidak perkenankan,” ujarnya, Senin (1/9/2025).

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Iwan menjelaskan, selain adanya pungutan liar, jembatan darurat itu dibangun tanpa izin dan dinilai membahayakan keselamatan.

“Kalau dipaksakan ada jembatan darurat, khawatir akan mengganggu pekerjaan alat berat dan bisa menimbulkan kecelakaan bagi para pengguna,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kecamatan Klapanunggal memastikan jembatan darurat akan dibongkar secara mandiri pada Minggu mendatang. Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan pengguna jalan serta kelancaran proyek pembangunan Jembatan Kali Cibarengkok.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik Lumat Rumah di Desa Pasarean Bogor

Pemerintah daerah berharap pembangunan jembatan permanen dapat menjadi solusi atas masalah banjir dan hambatan akses warga. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan jika masih menemukan praktik pungli di lapangan. (CR4)

Bagi Halaman

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================