Harga Honda HR-V Hybrid Kini Lebih Murah Berkat Insentif Pemerintah

Honda HR-V Hybrid
Honda HR-V Hybrid. (Foto: Dok. Honda Prospect Motor)

BOGORTODAY.COM Honda HR-V Hybrid kini hadir dengan harga lebih terjangkau dibandingkan versi sebelumnya.

Hal ini tak lepas dari insentif pajak yang diberikan pemerintah untuk kendaraan bermotor ramah lingkungan, termasuk mobil hybrid buatan lokal.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025, tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil hybrid diturunkan. Jika sebelumnya tarif PPnBM berada di kisaran 6–8 persen, kini hanya menjadi 3–5 persen.

Untuk mobil berteknologi mild hybrid, tarifnya juga berkurang dari 8–12 persen menjadi 5–9 persen. Bahkan mobil plug-in hybrid (PHEV) yang awalnya dikenakan tarif 5 persen kini hanya 2 persen.

BACA JUGA :  Setelah Dicopot dari Kepala BGN, Ini Rincian Harta Kekayaan Dadan Hindayana

Kebijakan ini langsung berdampak pada harga jual mobil di pasaran. Honda HR-V Hybrid menjadi salah satu model yang merasakan efek positif tersebut.

Pada saat peluncuran, harga varian hybrid paling mahal hanya Rp 488 juta, lebih rendah dibandingkan HR-V Turbo RS sebelumnya yang dibanderol sekitar Rp 540 jutaan.

“Karena hybrid produksi lokal itu dapat insentif pajak tambahan, jadinya bisa lebih murah daripada HR-V sebelumnya. Itu alasan harga bisa kami pertimbangkan lebih terjangkau,” ujar Yulian Karfili, Communication Strategy Sub-Division Head PT Honda Prospect Motor, di Surabaya.

BACA JUGA :  Bolehkah Kulit Hewan Kurban Dijual? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Menurut Yulian, insentif fiskal ini sangat membantu produsen otomotif. Namun, ia menilai mobil hybrid seharusnya juga mendapat insentif nonfiskal, misalnya pengecualian aturan ganjil-genap di Jakarta. Pasalnya, saat digunakan di dalam kota, mobil hybrid lebih sering berjalan dalam mode listrik (EV mode) sehingga emisinya nyaris sama rendahnya dengan mobil listrik murni.

Saat ini, kebijakan nonfiskal berupa bebas ganjil-genap baru berlaku untuk kendaraan listrik berbasis baterai. Jika mobil hybrid juga mendapat perlakuan serupa, tentu akan semakin mendorong masyarakat beralih ke kendaraan rendah emisi.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================