
Anggota parlemen Gilbert Jimenez menilai laporan dari AS tidak masuk akal, karena jalur Karibia merupakan area yang diawasi ketat oleh militer AS dan tidak lazim digunakan oleh penyelundup narkoba.
“Laporan itu bisa saja dijadikan alasan untuk menyerang Venezuela,” kata Jimenez kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro bahkan menuduh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sengaja mendorong pemerintah AS ke arah konflik bersenjata dengan Venezuela.
Kecurigaan pemerintah Venezuela semakin meningkat setelah muncul laporan bahwa AS telah mengirimkan tiga kapal perang ke Karibia, membawa lebih dari 4.000 personel militer. Meski disebut sebagai bagian dari operasi melawan kartel narkoba, Caracas menilai langkah tersebut sebagai upaya tekanan terhadap pemerintahan Maduro.
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt juga sempat menyatakan pada 19 Agustus bahwa Presiden Trump mungkin akan menggunakan kekuatan militer dalam operasi pemberantasan narkoba di Venezuela. (mg1)
Editor : Samudera
Sumber : iNews
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















