Serangan Israel ke Penjara Evin: 80 Orang Tewas, Aktivis Politik Goonei Lolos dari Maut

Seorang dokter bernama Saeedeh Makarem yang terluka parah bahkan selamat berkat bantuan para narapidana yang pernah ia rawat.

Korban Jiwa dan Identitas yang Terungkap

Otoritas Iran melaporkan 80 korban tewas, terdiri dari 42 staf penjara dan 5 narapidana. Namun, investigasi BBC Persia memverifikasi identitas sebagian korban, antara lain:

  • Masoud Behbahani, warga negara ganda Iran–Amerika, ditahan atas tuduhan kasus keuangan.
  • Arvin Mohammadi (37), tewas saat mengurus jaminan pembebasan ayahnya.
  • Mehrangiz Imanpour (61), pelukis ternama yang tewas akibat pecahan proyektil.

Selain itu, korban juga mencakup seorang ibu dengan bayi berusia satu tahun, 13 pemuda wajib militer, lima pekerja sosial, hingga seorang anak berusia lima tahun.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Tegaskan Skywalk Tegar Beriman Simbol Kolaborasi dan Infrastruktur Inklusif

Israel vs. Iran: Latar Belakang Serangan

Militer Israel (IDF) menyatakan serangan itu ditujukan pada “simbol penindasan rakyat Iran” dan mengklaim telah berusaha meminimalkan korban sipil.

Namun laporan satelit dan investigasi independen menunjukkan sedikitnya enam proyektil menghantam Evin, merusak 28 bangunan di dalam kompleks.

Iran menuduh Israel sengaja melancarkan teror dengan target sipil. Kantor HAM PBB menegaskan Penjara Evin “bukanlah sasaran militer” sehingga serangan tersebut jelas melanggar hukum internasional.

BACA JUGA :  Dada vs Paha Ayam: Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Nasib Tahanan Transgender Masih Misterius

Pasca-serangan, beredar kabar bahwa 100 tahanan transgender tewas. Namun, investigasi BBC membantah klaim itu.

Reza Shafakhah, seorang pengacara Iran, menyatakan masih ada kekhawatiran serius tentang keberadaan mereka karena hingga kini tidak diketahui nasibnya.

Serangan terhadap Penjara Evin memperlihatkan betapa konflik Israel–Iran semakin brutal, dengan dampak yang menghantam bukan hanya target militer, tetapi juga tahanan politik, warga sipil, dan bahkan tenaga medis.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================